
Atlet kickboxing nasional ungkap dugaan kekerasan seksual yang dialaminya

Jakarta (ANTARA) - Atlet kickboxing nasional berinisial V.A.A.P. mengungkap dugaan kekerasan seksual yang dialaminya sebagai upaya mencegah kejadian serupa terulang serta mendorong peningkatan perlindungan bagi atlet, khususnya perempuan.
Atlet tersebut mengatakan keputusan untuk berbicara bukan hal mudah karena pada awalnya ia diliputi rasa malu dan takut. Ia pun sempat menempuh jalur internal dengan melaporkan kasus tersebut kepada Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PP KBI).
“Saya sudah buat pengaduan bersurat ke PP KBI, lalu saya juga terus melakukan tindak lanjut lewat WhatsApp dan telepon sampai akhirnya dibentuk tim kode etik,” kata V.A.A.P. dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.
Namun, ia mengatakan proses tersebut belum memberikan perlindungan yang diharapkan. Karena itu, ia akhirnya memutuskan melaporkan dugaan kasus tersebut ke pihak kepolisian.
Sebelumnya, ia juga telah menyampaikan laporan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) daerah.
Ia menjelaskan peristiwa tersebut terjadi saat dirinya sedang menjalani masa latihan intensif sebagai atlet.
V.A.A.P. mengaku pada awalnya hanya berani melaporkan kejadian tersebut secara internal karena belum memiliki keberanian untuk membuka kasus tersebut secara luas.
Dalam proses pelaporan ke kepolisian, ia juga mengaku menjalani proses tersebut tanpa pendampingan kuasa hukum. Ia mengatakan langkah tersebut sebagai bentuk perjuangannya untuk mendapatkan keadilan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Atlet kickboxing ungkap dugaan kekerasan seksual demi lindungi atlet
Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
