Logo Header Antaranews Kepri

Macron sebut Prancis tidak akan terlibat operasi di Selat Hormuz

Rabu, 18 Maret 2026 12:50 WIB
Image Print
Sebuah kapal komersial terlihat berlabuh di lepas pantai Uni Emirat Arab, di Selat Hormuz, Dubai pada 2 Maret 2026. Peningkatan lalu lintas maritim menyebabkan penumpukan kapal yang menunggu di dekat Dubai, menyoroti pentingnya strategis selat tersebut, yang menangani 20 persen perdagangan energi global. ANTARA/Stringer/Anadolu/pri.

Moskow (ANTARA) - Prancis tidak akan terlibat dalam operasi apa pun untuk membuka kembali Selat Hormuz di tengah eskalasi di Timur Tengah, kata Presiden Emmanuel Macron.

"Kami bukan pihak yang terlibat konflik tersebut. Oleh karena itu, Prancis tak akan pernah terlibat dalam operasi untuk membuka atau membebaskan Selat Hormuz dalam kondisi saat ini," kata Macron.

Ia menyatakan hal itu dalam rapat Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Prancis pada Selasa (17/3) untuk membahas situasi di Iran dan Timur Tengah.

Sebelumnya pada Senin, Presiden AS Donald Trump mengatakan Macron telah menyatakan kesediaannya untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz guna memastikan kebebasan navigasi.

Pada 14 Maret, Trump juga meminta China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara lain mengirim kapal perang ke Selat Hormuz untuk menjaga keamanan pelayaran.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Macron: Prancis tak akan terlibat operasi militer di Selat Hormuz



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026