
Agen BBM Bersubsidi di Kundur Barat Dirampok

Karimun (Antara Kepri) - Agen bahan bakar minyak bersubsidi di Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Ismail (60), Rabu pukul 05.30 WIB dirampok empat pria.
"Kejadiannya di Jalan Hang Jebat RT 15/RW 07 Kelurahan Tanjung Berlian. Kasus itu masih dalam penyelidikan dan polisi belum mengetahui identitas pelaku," kata Kapolres Karimun AKBP Dwi Suryo Cahyono, Rabu petang.
Tim Reskrim sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, ujarnya di Mapolres Karimun.
Sedangkan Kapolsek Kundur Barat Utara AKP Burhanudin, melalui ponselnya mengatakan, keempat perampok itu sepertinya sudah merencanakan secara matang dan diprediksi mereka bukan berasal dari wilayah sekitar.
"Mereka melakukan aksi tanpa penutup wajah. Ketika korban kami mintai keterangan terkait kejadian itu, mengaku tidak mengenal keempat pelaku," ujarnya.
Meski demikian, ucapnya, korban mengetahui kendaraan roda dua yang digunakan pelaku, yakni sepeda motor Mio merah dan Supra hitam, namun pelat nomor kedua kendaraan itu tidak diketahui oleh korban.
"Kejadian itu begitu cepat. Pelaku masuk kerumah korban melalui pintu depan. Selanjutnya korban didorong masuk ke rumah dan diikat, kemudian leher korban ditempeli senjata tajam. Hal ini membuat korban tak mampu melawan," ucapnya.
Dalam kondisi yang sudah tidak berdaya dan ditodong, korban memenuhi permintaan perampok dengan menyebutkan brankas tempat uang miliknya.
Setelah menemukan brankas itu, pelaku kembali menempelkan senjata tajam ke leher korban dan minta kombinasi angka kode rahasia kunci lemari tersebut.
Korban dengan sangat terpaksa menyebutkan angka kombinasi tersebut, setelah brankas itu dapat dibuka, dengan cepat para pelaku menguras habis isinya.
Berdasarkan laporan korban, keempat perampok menggasak handphone berikut uang tunai dalam brankas sebesar Rp180 juta.
Saat kejadian korban di rumah hanya ditemani anaknya yang masih berusia 10 tahun, sedangkan istrinya berada di kebun karet. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
