Logo Header Antaranews Kepri

PBB akan investigasi soal gugurnya prajurit TNI di Lebanon

Kamis, 2 April 2026 13:12 WIB
Image Print
Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI (PMPP TNI) Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan (kanan) berbincang dengan keluarga almarhum Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Kampung Cikendal, Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026). Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar merupakan anggota Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) yang gugur akibat tembakan artileri di wilayah Lebanon Selatan pada Senin (30/3). ANTARA FOTO/Abdan Syakura/nym. (ANTARA FOTO/ABDAN SYAKURA)

Jakarta (ANTARA) - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sedang membahas rencana investigasi forensik menyusul gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephan Dujarric, menanggapi pernyataan wartawan dalam konferensi pers pada Rabu (1/4), sebagaimana dikutip dari laman resmi PBB, Kamis.

“Harapan Sekretaris Jenderal adalah agar hal ini dapat dilakukan secepat mungkin, dengan tetap mengutamakan keselamatan semaksimal mungkin. Kita sedang berbicara tentang melakukan investigasi forensik di tengah zona konflik,” kata Dujarric.

Mengingat lokasi kejadian berada di zona konflik, juru bicara itu menyampaikan bahwa UNIFIL memerlukan koordinasi khusus atau dekonflik agar tim penyelidik dapat mengakses area tersebut tanpa menghadapi risiko tambahan.

“Kami tidak ingin melihat situasi di mana mereka yang sedang menyelidiki suatu serangan atau insiden justru membahayakan diri mereka sendiri dalam proses investigasi tersebut,” ucap Dujarric.

Baca juga https://kepri.antaranews.com/berita/254725/tiga-prajurit-tni-gugur-ri-tuntut-pbb-selidiki-serangan-israel-di-lebanon-selatan

Ia menegaskan bahwa Kepala Operasi Perdamaian PBB, Jean-Pierre Lacroix,berkomitmen untuk mempercepat proses investigasi guna mengungkap fakta-fakta yang terjadi. Langkah tersebut dinilai penting di tengah berbagai spekulasi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

“Saya pikir Bapak Lacroix bertekad untuk menyelesaikan hal ini secepat mungkin, karena kita telah melihat banyak pihak memberikan komentar tentang siapa yang bertanggung jawab dan siapa yang tidak. Oleh karena itu, kita perlu menetapkan fakta-faktanya agar kita dapat menyampaikannya dengan jelas,” sambungnya.




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PBB rencanakan investigasi terkait gugurnya prajurit TNI di Lebanon



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026