
Legislator Batam Diasuransikan Rp968 Juta

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam mengikutsertakan seluruh anggota DPRD dan keluarganya dalam program asuransi kesehatan senilai Rp968 juta menggunakan jasa PT Asuransi Bosowa Periskop (ABP).
Sekretaris DPRD Kota Batam Marzuki di Batam, Selasa, mengatakan pihaknya memilih PT ABP karena memiliki berbagai keunggulan, di antaranya bisa berobat di luar negeri.
"Nanti kepada anggota dewan akan diberikan kartu khusus yang bisa digunakan saat berobat ke luar negeri," kata dia.
Ia mengatakan DPRD mengikutsertakan seluruh anggota dewan, istri dan maksimal dua anaknya dalam asuransi itu.
Menurut dia, pagu asuransi untuk seluruh anggota dewan dan keluarganya itu bersifat akumulasi, tidak melekat ke satu per satu legislator. Akibatnya, bisa saja dalam satu tahun berjalan ada anggota dewan tidak dapat menggunakan dana asuransi karena sudah habis dipakai sesama legislator.
"Bisa saja ada dewan yang sering berobat, dan ada dewan yang tidak pernah berobat tetapi pagunya sudah habis duluan," kata dia.
Selain ditanggung di rumah sakit-rumah sakit di Malaysia dan Singapura, asuransi yang diberikan kepada pejabat dan keluarganya itu juga berlaku di RS Awal Bros, RS Budi Kemuliaan, RSUD dan RS Elisabeth.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam Udin P Sihaloho menyesalkan pengambilan keputusan penggunaan asuransi yang tidak diketahui anggota dewan.
Menurut dia, seharusnya wakil rakyat diikutsertakan dalam pemaparan perusahaan dan dilibatkan dalam pemilihan asuransi.
"Jika presentasi dilakukan oleh semua calon pemenang lelang, maka dewan bisa melihat mana yang lebih layak untuk DPRD," kata dia.
Ia juga menyesalkan sistem asuransi pagu kolektif milik anggota dewan tersebut.
Menurut dia, seharusnya pagu setiap anggota dewan ditetapkan.
"Seperti pengalaman tahun lalu, ada dewan yang tidak pernah berobat ke rumah sakit, tetapi ketika di akhir tahun mau berobat, ternyata pagunya sudah habis," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
