
Pemkab Natuna dan AS kolaborasi tingkatkan SDM di perbatasan

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau berkolaborasi dengan Amerika Serikat (AS), dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di wilayah perbatasan itu.
Kepala Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Kabupaten Natuna, Erson Gempa Afriandi di Natuna, Rabu, mengatakan, Konsulat AS untuk Sumatera dan Pemkab Natuna pada tahun ini akan membuka program beasiswa pelatihan bahasa Inggris pada akhir 2026.
Program ini memberikan kesempatan kepada 50 pemuda asal Natuna untuk mengikuti pelatihan bahasa Inggris selama satu tahun penuh.
Seluruh pembiayaan kegiatan gratis, bahkan peserta akan diberikan uang saku, transportasi hingga kebutuhan buku.
"Perekrutan akan kita mulai pada akhir 2026, sementara pelaksanaannya pada Maret 2027," ucapnya.
Pelatihan dipusatkan di perpustakaan daerah sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan fungsi fasilitas publik sebagai pusat pembelajaran. Sebelum pelatihan bagi peserta dimulai, akan dilakukan terlebih dahulu proses rekrutmen dan pelatihan bagi tenaga pengajar.
“Empat tenaga pengajar ini nantinya akan dilatih lebih dulu di Jakarta, baru kemudian mereka yang akan membimbing para peserta selama program berlangsung,” katanya.
Proses rekrutmen untuk tenaga pengajar direncanakan dimulai pada September 2026, bersamaan dengan seleksi peserta program. Program ini kata dia, menyasar pemuda berusia antara 19 hingga 27 tahun, khususnya mereka yang memiliki potensi sebagai wirausahawan (entrepreneur).
Selain peningkatan kemampuan bahasa Inggris, peserta juga akan dibekali pelatihan pengembangan bisnis serta jejaring. Meski terbuka bagi umum, program ini tidak ditujukan bagi pemula. Peserta wajib telah memiliki dasar kemampuan bahasa Inggris, minimal pasif, agar dapat mengikuti pelatihan secara optimal.
“Yang dicari bukan yang benar-benar baru belajar, tetapi yang sudah memiliki dasar. Nantinya akan dikembangkan lebih lanjut, termasuk kemampuan untuk membangun usaha dan jaringan,” katanya.
Dalam pelaksanaannya lanjut dia, pihaknya dibantu oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna. Dinas Pendidikan berperan dalam proses penjaringan peserta, sementara Disperpusip akan menyediakan sarana dan prasarana pendukung kegiatan.
"Kami berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya mahir berbahasa Inggris, tetapi juga memiliki daya saing dan kemampuan berwirausaha di tingkat global," katanya.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
