Logo Header Antaranews Kepri

AS sebut perpanjangan izin penjualan minyak Rusia adalah keputusan pragmatis

Senin, 20 April 2026 12:13 WIB
Image Print
Arsip foto - Kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz setelah gencatan senjata sementara selama dua minggu yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran dengan syarat selat tersebut dibuka kembali, terlihat di Oman, Rabu (8/4/2026). (ANTARA/Anadolu/Shady Alassar/am.)

Washington (ANTARA) - Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright mengatakan keputusan untuk memperpanjang izin penjualan minyak Rusia adalah hal kemanusiaan yang pragmatis dan sumber daya energi Rusia pun sudah ada di pasar global.

"Kami baru saja membuat keputusan kemanusiaan yang pragmatis dalam jangka pendek; daripada membiarkan semua minyak itu pergi ke China, biarkan sebagian minyak itu pergi ke India. Biarkan sebagian minyak itu pergi ke negara-negara lain di Asia yang akan memurnikan minyak itu, memberi energi kepada rakyat mereka," kata Wright kepada Fox News, Minggu (19/4).

Wright mengatakan bahwa India mengekspor bahan bakar ke Uni Eropa, yang juga sedang dalam kondisi sangat khawatir terkait tingginya harga energi.

"Ini adalah keputusan pragmatis jangka pendek untuk memungkinkan minyak yang sudah mengalir untuk arah yang berbeda," tambahnya.

Sebelumnya, Sabtu (18/4), Badan Pengawasan Aset Asing di Departemen Keuangan AS mengeluarkan izin umum untuk pengiriman dan penjualan minyak Rusia, sehingga memperpanjang pelonggaran sanksi AS terhadap minyak mentah yang dimuat ke kapal mulai Jumat (17/4).

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AS sebut izin penjualan minyak Rusia keputusan pragmatis



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026