Logo Header Antaranews Kepri

Polisi selidiki faktor "human error" dalam kecelakaan kereta di Bekasi

Rabu, 29 April 2026 14:18 WIB
Image Print
Petugas mengamati gerbong KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/agr)

Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengarahkan fokus penyelidikan pada dugaan faktor kelalaian manusia (human error) dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan KRL dan kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menyatakan bahwa penyidik saat ini tengah mendalami berbagai kemungkinan penyebab kecelakaan, termasuk aspek human error serta potensi gangguan pada sistem komunikasi perkeretaapian.

"Penyelidikan kami fokus pada dua hal utama, yakni kemungkinan kelalaian manusia dan kendala sistem. Semua masih dalam proses pendalaman," kata Budi.

Budi menjelaskan, penyidik akan memeriksa sejumlah pihak kunci, termasuk sopir taksi online yang diduga menjadi pemicu awal kejadian serta masinis dari kedua rangkaian kereta yang terlibat.

Pemeriksaan tersebut bertujuan mengurai secara detail rangkaian peristiwa sebelum hingga saat kecelakaan terjadi.

Peristiwa nahas itu sendiri bermula saat sebuah taksi online mengalami gangguan dan berhenti di perlintasan sebidang Jalan Ampera.

Keberadaan kendaraan tersebut menghambat laju KRL yang tengah melintas, hingga akhirnya kereta tersebut berhenti di jalur.

Dalam waktu singkat, situasi semakin memburuk ketika KRL yang berhenti ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi. Benturan keras pun tidak terhindarkan dan menyebabkan kerusakan parah pada rangkaian kereta.

Data sementara mencatat total korban mencapai 106 orang, rinciannya 90 orang mengalami luka-luka, dengan 46 orang masih menjalani perawatan medis dan 44 lainnya telah diperbolehkan pulang. Sementara itu, korban meninggal dunia tercatat sebanyak 16 orang.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polda dalami faktor "human error" dalam kecelakaan KRL dan Argo Bromo di Bekasi



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026