
KBB Gelar Dialog Permasalahan Kemasyarakatan

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Komunitas Bakti Bangsa (KBB) Provinsi Kepulauan Riau akan menggelar dialog rutin untuk membahas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat lokal, yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali.
"Program dialog ini kami beri nama 'Solusi'. Nama itu sebagai penyemangat untuk memecahkan berbagai permasalahan kemasyarakat," kata Sekretaris Komunitas Bakti Bangsa Kepulauan Riau (KBB Kepri) Wahyu Dwi Hidayat, di Tanjungpinang, Minggu.
Ia mengemukakan, dialog perdana direncanakan dilaksanakan Sabtu (18/1) pukul 13.00-15.30 wib di Sekretariat KBB yang beralamat di Perumahan Taman Harapan Indah KM 9 Tanjungpinang. Peserta dalam dialog itu perwakilan dari organisasi kemahasiswaan, organisasi pemuda dan perwakilan organisasi kemasyarakatan, birokrat serta tokoh masyarakat.
"Dalam diskusi itu tentu yang diharapkan adalah solusi, bukan saling menyalahkan. Yang dibutuhkan masyarakat hari ini adalah solusi, tidak hanya kritik atau penyerangan dalam bentuk opini publik terhadap pengambil dan pelaksana kebijakan," ungkapnya.
Tema dalam setiap dialog tersebut berbeda-beda. Narasumber yang terpilih menjadi pembicara juga disaring berdasarkan keputusan rapat KBB.
"Temanya disesuaikan dengan isu yang hangat, yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat, daerah dan pemerintah. Tentunya, dialog ini membutuhkan narasumber yang cerdas dan berkompeten untuk mencapai solusi," ujarnya.
Wahyu mengatakan, berbagai permasalahan di Kepri perlu disikapi secara bijak oleh pemerintah, politisi, para aktivis, pemuda, pers dan tokoh masyarakat. KBB berupaya mengambil peran itu sebagai salah satu organisasi yang selama ini konsisten mengembangan gerakan mengajar gratis di Tanjungpinang dan Bintan.
Sejak dua tahun terakhir KBB berperan mengembangkan gerakan mengajar gratis di Tanjung Kapur dan Wakcopek yang berada di Bintan, serta Kampung Kelam Pagi dan Sei Nyiri di Tanjungpinang. "Ada ratusan anak-anak dari keluarga kurang mampu kami didik setiap minggu secara gratis," katanya.
KBB yang kini memiliki kepengurusan di Tanjungpinang, Bintan, Karimun dan Lingga juga berperan dalam menjaga nasionalisme dan menguatkan legitimasi pemerintahan melalui dialog dan seminar.
"Kami ingin memperluas peranan kami sebagai organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
