Logo Header Antaranews Kepri

Ketua HMI Tanjungpinang Diancam Sebelum Unjuk Rasa

Rabu, 29 Januari 2014 11:23 WIB
Image Print
Logo HMI (antaranews.com)

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan Rio Wanis diancam oleh orang tak dikenal terkait aksi unjuk rasa yang direncanakan digelar Rabu di kantor kepolisian setempat.

"Tadi sore saya terima ancaman yang dikirim melalui sistem layanan pesan singkat ponsel. Tetapi nomor itu diaktif lagi setelah berulang kali saya hubungi," kata Rio, Selasa.

Dia membeberkan kalimat-kalimat bernada ancaman kepada wartawan. "Puas-puas kau besok unjuk rasa selesai itu kamu pun selesai!!! Kau yang pecahkan priok nasi kami!" demikian isi pesan singkat yang dilayangkan pengancam.

"Ancaman seperti ini jarang saya terima. Tetapi kami tetap waspada," ujarnya.

Rio menyatakan, dirinya tidak pernah takut dengan ancaman tersebut, karena unjuk rasa ini berhubungan dengan kepentingan orang banyak. Rio beserta rekan-rekannya di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tanjungpinang menuntut tempat perjudian dan prostitusi ditutup karena menimbulkan keresahan masyarakat.

Koordinator aksi Ardiansyah sudah melayangkan surat ke Polres Tanjungpinang terkait rencana aksi demonstrasi yang dilaksanakan Rabu (29/1) pukul 09.00 WIB.

"Kami memperjuangkan kepentingan masyarakat, jadi kami tidak takut dengan ancaman tersebut," katanya.

Dia belum dapat memastikan apakah ancaman itu berasal dari orang-orang yang memiliki bisnis perjudian atau prostitusi. Karena terbuka kemungkinan, ancaman berasal dari orang-orang yang hanya ingin menakut-nakuti kader HMI.

"Seandainya ada ancaman lagi dan tindakan yang mengarah pada kejahatan, maka kami akan melaporkannya kepada pihak yang berwajib. Untuk saat ini, kalimat ancaman yang dikirim ke ponsel saya, belum mau saya tanggapi atau pun laporkan kepada pihak kepolisian," katanya.(Antara)


Editor: Dedi



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026