
Wakil Bupati Natuna sebut gelar kebesaran adat LAM bentuk penghormatan

Natuna (ANTARA) - Wakil Bupati Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Jarmin, menyampaikan penganugerahan gelar kebesaran adat yang diberikan Lembaga Adat Melayu (LAM) kepada pejabat negara merupakan salah satu bentuk penghormatan yang tinggi kepada tokoh-tokoh bangsa.
Wakil Bupati Natuna Jarmin, dikonfirmasi dari Natuna, Sabtu, mengatakan pada Jumat (14/11) dirinya menghadiri langsung prosesi penganugerahan gelar kebesaran adat yang digelar LAM Provinsi Kepri di Kota Tanjungpinang.
Dalam kegiatan tersebut, LAM Kepri menganugerahkan gelar Datok Seri Diwangsa Wira Perdana kepada Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Ahmad Muzani.
Gelar itu dinilai sebagai simbol penghargaan atas kontribusi dan peran penting tokoh nasional dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan bangsa.
"Acara adat seperti ini sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh bangsa," ucap dia.
Baca juga: Pemkab Natuna perkuat kesiapsiagaan bencana kebakaran di pulau penyangga
Jarmin menegaskan, kehadirannya dalam acara tersebut juga menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna dalam memuliakan serta menjaga adat istiadat Melayu.
Menurutnya, adat bukan hanya untuk dihormati, tetapi juga harus dijaga dan dilestarikan melalui berbagai kegiatan.
Pemkab Natuna sendiri telah menjalankan sejumlah program pelestarian budaya, mulai dari pagelaran seni, pertunjukan budaya, pertandingan tradisional, hingga pawai budaya.
Salah satu kegiatan terbaru akan digelar pada Sabtu malam di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur, berupa pagelaran seni untuk penutupan HUT ke-26 Kabupaten Natuna.
“Penganugerahan juga menjadi pengingat agar kita terus menjaga marwah, nilai, dan keluhuran budaya Melayu,” katanya.
Baca juga: Pemkab Natuna berhentikan satu ASN karena langgar disiplin berat
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
