
Polda Kepri Gelar Pasukan Pemilu 2014

Batam (Antara Kepri) - Polda Kepulauan Riau, Selasa, melaksanakan gelar pasukan dan simulasi pengamanan Pemilihan Umum 2014 di Halaman Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal Kota Batam dengan melibatkan personel gabungan.
"Kami ingin semua personel yang terlibat mengerti dan memahami terhadap kemungkinan yang bisa terjadi dilapangan," kata Kepala Polda Kepulauan Riau Brigjen Pol Endjang Sudradjat yang memimpin apel itu.
Apel tersebut juga dihadiri pejabat dari Korem 033 Wira Pratama, Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Kepala BP Batam, unsur kejaksaan.
Polisi juga mengerahkan seluruh kekuatan, termasuk satuan satwa, Brimob, Gegana, Pasukan Anti Huru-hara, Satuan Lalu Lintas. Apel juga diikuti anggota TNI, Dinas Perhubungan Kota Batam, Satpol PP Kota Batam.
"Sejauh ini tanda-tanda penyimpangan memang belum nampak. Namun petugas harus siap menghadapi kemua kemungkinan terburuk yang terjadi," kata dia.
Ia mengaku terus mengikuti tahapan pemilu untuk mengetahui lebih dini pelanggaran dan potensi konflik yang timbul saat pesta demokrasi digelar.
Dalam simulasi yang digelar itu, digambarkan terjadi kerusuhan saat kampanye pemilihan presiden, dimana salah satu calon saat hendak melaksanakan kampanye di Batam diserang sekelompok orang tidak dikenal.
Setelah berhasil diselamatkan oleh pasukan gabungan TNI-Polri, terjadi kericuhan lagi saat calon presiden tersebut berkampanye karena terdapat penyusup dalam massa yang hadir.
Selanjutnya saat proses pemungutan suara juga terjadi kerusuhan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), setelah pendukung salah satu calon tidak puas atas hasil perhitungan.
Dalam proses penghitungan suara, kerusuhan terus meluas di Batam. Hingga polisi mengerahkan seluruh personel untuk mengamankan kota.
Dalam simulasi, kerusuhan berhasil diatasi oleh pulisi, termasuk bom yang diletakkan orang tidak dikenal di Kantor KPU Batam. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
