
Kebakaran Hutan Masih Terjadi di Natuna

Natuna (Antara Kepri) - Kebakaran hutan dan kebun sawit yang terjadi di wilayah Desa Batubi, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, sampai kini masih terjadi, namun belum ada upaya pemadaman dari pemerintah maupun masyarakat setempat.
Salah seorang warga Desa Batubi Maulana mengatakan, kebakaran itu sudah berlangsung sejak awal Februari 2014.
Kebakaran tersebut sangat mengganggu arus lalu lintas antara Desa Batubi dan Klarik, yang dikhawatirkan sampai ke perkampungan warga.
"Kebakaran terjadi di dua sisi jalan antara Batubi dan Klarik semenjak sebulan lalu. Kebakaran itu menyebabkan jalanan sepanjang kurang lebih 4 kilo tertutup kabut asap. Jarak pandang hanya sekitar 50 meter," ungkap Maulana.
Api yang membakar lahan perkebunan warga dan hutan itu semakin sulit untuk dipadamkan, sebab api terus menjalar kemana-mana. Bahkan saat ini, api sudah menjalar ke sekitar Gunung Puteri dan sudah melintasi Sungai Semala.
Menurutnya, kondisi api yang sebesar itu sudah tidak mungkin dipadamkan oleh tenaga manusia dan peralatan pemadam kebakaran yang ada di Natuna, sebab titik api itu sudah terlalu tengah dan apinya sudah terlalu besar, sementara kontur tanah di sekitar sana merupakan tanah gambut yang tidak mungkin dilalui alat-alat pemadam kebakaran.
"Dalam kondisi sekarang, sangat sulit di lakukan pemadaman, karena sudah jauh masuk kedalam hutan, bahkan sudah sampai ke Gunung Puteri," katanya.
Kebakaran lahan perkebunan dan hutan di wilayah Desa Batubi, Kecamatan Bunguran Barat, hingga kini belum ada yang tahu penyebab kebakaran tersebut. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
