
Natuna Kekeringan

Natuna (Antara Kepri) - Musim kemarau sejak Januari lalu membuat sumur-sumur warga di wilayah Ranai dan sekitarnya kekeringan.
Saat ini, warga hanya bergantung pada suplai dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Nusa untuk kebutuhan air minum dan mandi.
Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ranai memperkirakan, kekeringan di wilayah Natuna masih akan terjadi hingga akhir Maret 2014.
"Diperkirakan, musim kemarau ini akan berakhir pada akhir bulan Maret ini," kata Kepala BMKG Ranai, Yassinson Ilyas, Rabu.
Ia mengatakan, cuaca kering dikarenakan massa udara sedang terkonsentrasi di daerah khatulistiwa. Yang mana, awan yang sudah terbentuk cenderung cepat hilang yang disebabkan oleh angin utara.
"Hal inilah yang menyebabkan wilayah di Kabupaten Natuna dan sekitarnya tidak turun hujan, karena awan yang sudah terbentuk cenderung cepat hilang yang juga akibat angin utara," terangnya.
Ia mengimbau warga agar lebih cermat menggunakan air dan selalu waspada terhadap potensi kebakaran.
"Mengingat saat ini memasuki musim kering, sangat berpotensi kebakaran. Makanya warga untuk lebih berhati-hati menggunakan api. Untuk warga yang ingin membuka lahan jangan menggunakan api, karena dengan kondisi saat ini api susah untuk dikendalikan dan cepat merembat," pungkasnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
