
Program RLTH dari SCR Migas Natuna Dihapuskan

Natuna (Antara Kepri) - Program Corporate Social Responsibilities (CSR) dari sejumlah perusahaan Migas di Natuna, yang diperuntukan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) pada tahun ini, akan di alihkan kepada program peningkatan perekonomian masyarakat.
"Pada tahun ini, pemerintah daerah Natuna tidak lagi mengusulkan program RLTH melalui dana CSR dari perusahaan Migas yang beroperasi di wilayah Natuna," ungkap Bupati Natuna, Ilyas Sabli dalam pertemuan dengan SKK-MIgas-KKKS-Migas.
Ilyas mengatakan, alasan pengalihan ini disebabkan oleh program RLTH untuk wilayah Natuna sudah di programkan oleh pemerintah provinsi Kepri termasuk dari pemerintah daerah Natuna.
"Program RLTH ini sudah di cover oleh pemerintah provinsi dan pemerintah daerah, jadi kalau ini kita usul lagi, dinilai tidak tepat," katanya.
Sebagaimana diketahui, program yang diusulkan oleh pemerintah daerah Natuna pengganti RLTH tersebut lebih dititikberatkan terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, misal bantuan terhadap alat tangkap nelayan, bantuan pupuk bagi petani, atau bantuan melalui beasiswa.
"Yang kita usulkan adalah program yang lebih menyentuh langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, seperti untuk pembangunan pelabuhan, pembangkit listrik, pemberian pupuk terhadap petani, hingga ke bidang pendidikan melaui beasiswa," jelasnya.
Disektor nelayan, ia meminta perusahaan ini memberi bantuan untuk alat komunikasi, alat navigasi kapal serta rambu-rambu lalu lintas di laut. Untuk petani adalah penyediaan pupuk, baik pupuk sawah mapun pupuk untuk perkebunan. Sedangkan bagi siswa, melalui beasiswa prestasi. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
