
Panwaslu Batam: Tidak Ada yang Intervensi Kami

Batam (Antara Kepri) - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Batam Kepulauan Riau menegaskan tidak ada pihak yang dapat mengintervensi lembaga itu dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu 2014, kata Ketua Panwaslu Suryadi Prabu di Batam, Jumat.
"Kami pastikan Panwaslu bekerja tanpa pandang bulu. Tidak ada yang bisa mengintervensi kami," kata Suryadi Prabu.
Jika ada beberapa dugaan pelanggaran Pemilu yang tidak dilanjutkan, maka itu karena mekanisme yang mengaturnya. Bukan karena Panwaslu pilih-pilih kasus.
Ia mengatakan Panwaslu Batam bersikap netral demi mewujudkan Pemilu yang aman, sesuai harapan.
Suryadi Prabu juga meminta seluruh PNS bersikap netral, tidak menjadi tim sukses calon anggota legislatif atau partai politik peserta Pemilu.
"Saya harap PNS jangan mengikuti jejak Ab, nanti sampai ke perkara hukum," kata dia.
Ab merupakan camat yang diduga terlibat menjadi tim sukses salah satu peserta Pilkada Batam tiga tahun lalu.
Panwaslu Batam memastikan memasang mata dan telinga di setiap kelurahan yang ada di Batam, memastikan tidak ada lurah dan camat yang bermain mata dengan salah satu caleg atau parpol tertentu.
Saat ini, memang Panwaslu terkesan tidak bergerak, kata dia, namun lembaga itu akan agresif dan mengejutkan lurah, camat dan peserta Pemilu, jika bukti sudah terkumpul.
"Dan sudah kami petakan, mana yang sudah merah, kuning dan biru. Yang merah harap waspada saja," kata dia.
Sayangnya Suryadi enggan membeberkan, lurah dan atau camat mana saja yang dianggap "menyerempet" pada caleg atau parpol tertentu.
"Saya juga susah untuk bilang presentasinya, berapa yang merah dan sebagainya. Tapi, masih banyak yang masih biru," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
