
Pekerja-Pelajar jadi Target Sosialisasi BNN Kepri

Batam (Antara Kepri) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau gencar melakukan sosialisasi pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pekerja dan pelajar yang dinilai paling rentan terpengaruh untuk mencoba barang terlarang tersebut.
"Dari tahun ke tahun, data yang ada telah menunjukkan bahwa penyalahguna narkoba terbesar di Indonesia adalah dari golongan pelajar dan pekerja baik itu swasta maupun pemerintah. Penyuluhan terus digiatkan ke sekolah-sekolah, kampus, instansi swasta dan instansi pemerintah," kata Kepala Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, Nurlis di PT Unicem Batamindo, Kamis.
Ia mengatakan, sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 12 Tahun 2011 Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri, melaksanakan kegiatan FGD (Focus Group Diskusi) Advokasi Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) ke PT Unicem di Kawasan Industri Batamindo, Muka Kuning, Batam yang memiliki ribuan pekerja.
Selain menekankan pentingnya perusahaan ikut serta melaksanakan Inpres No. 12 Tahun 2011 tentang pelaksanaan P4GN, Nurlis, juga mengingatkan kembali tentang adanya Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor Per.11/Men/VI/2005 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya di tempat kerja.
"Dengan adanya dua peraturan tersebut, tentunya perusahaan sudah seharusnya melaksanakan kewajiban untuk melaksanakan P4GN di tempat kerja. Pelaksanaan program P4GN perusahaan dapat terintregrasi dalam program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)," kata Nurlis.
Nurlis juga menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan pada PT Unicem yang telah berperan aktif dalam upaya pencegahan dan peredaran gelap narkoba di kalangan pekerja.
"Kami menyampaikan penghargaan dan mengajak manajemen untuk membuat kebijakan-kebijakan program P4GN di lingkungan perusahaan. Kebijakan tersebut tentunya agar perusahaan memiliki suatu gerakan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan perusahaan," kata dia.
Selain ke perusahaan, kata dia, BNN Kepri sudah melaksanakan sejumlah sosialisasi di sejumlah sekolah wilayah Kepri.
"Tim kami terus keliling untuk memberikan pengarahan dan pemahaman pada pelajar yang juga tergolong sangat rentan," kata Nurlis.
Perwakilan Direksi dari PT Unicem, Muhammad Iqbal mengatakan selalu mengingatkan agar jangan sampai narkoba merusak produktivitas kerja dari para karyawan.
"Bahaya narkoba sering dianggap remeh oleh orang-orang padahal kenyataanya narkoba telah banyak merusak generasi-generasi muda yang nantinya akan menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. Kami siap untuk mewujudkan perusahaan kami bebas dan bersih dari narkoba dan memiliki kebijakan-kebijakan tentang P4GN," kata dia.
Iqbal juga menyetujui bahwa dalam kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba memang tidak dapat dilakukan oleh BNNP Kepri sendirian.
"Berbagai golongan masyarakat dan instansi harus ikut andil dalam mencegah narkoba. Termasuk kami di lingkungan perusahaan," kata Ikbal. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
