
KPU Karimun Kerahkan 50 Pelipat Surat Suara

Karimun (Antara Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mengerahkan lima puluh tenaga pelipat dan penyortir surat suara yang akan digunakan dalam Pemilu Presiden 9 Juli 2014.
"Sebanyak 50 orang sudah cukup karena jumlah surat suara untuk Pilpres tidak sebanyak dan serumit Pemilu Legislatif," kata Kepala Divisi Logistik KPU Karimun Raja Anwar di Tanjung Balai Karimun, Senin.
Raja Anwar mengatakan, ke-50 pelipat dan penyortir surat suara tersebut sudah berpengalaman karena sebelumnya merupakan pelipat dan penyortir surat suara Pemilu Legislatif.
"Pelipatan dan penyortiran surat suara Pilpres mulai dilakukan hari ini," kata dia.
Ia menargetkan pelipatan surat suara Pilpres rampung empat hari. Selain melipat dan menyortir surat suara, petugas juga akan memilah-milah logistik yang akan dimasukkan dalam kotak suara berdasarkan jumlah tempat pemungutan suara (TPS).
Logistik selain surat suara yang dipilah-pilah itu, menurut dia antara lain tinta, bilik suara, alat pencoblosan dan perlengkapan lainnya.
"Tinta, bilik suara dan perlengkapan pencoblosan sudah tersedia. Sedangkan formulir isian masih menunggu pendistribusian dari KPU provinsi," ucapnya.
Ia menjelaskan, jumlah surat suara yang dibutuhkan untuk Pilpres sesuai dengan jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT), yaitu 168.169 orang dan ditambah dua persen serta ditambah surat suara cadangan sebanyak 1.000 lembar, sehingga total surat suara yang dibutuhkan sebanyak 171.532 lembar.
"Jumlah surat suara yang kita terima juga sudah cukup sesuai DPT, ditambah dua persen. Mudah-mudahan tidak ada yang rusak atau cacat," katanya.
Sedangkan jumlah TPS, tambah dia, yaitu sebanyak 435 TPS, lebih sedikit dibandingkan jumlah TPS saat Pemilu Legislatif yang mencapai 491 TPS.
Pengurangan jumlah TPS, menurut dia dikarenakan adanya kebijakan bahwa jumlah pemilih pada setiap TPS juga lebih banyak daripada Pemilu Legislatif, yaitu maksimal 800 pemilih per-TPS.
Mengenai pendistribusian logistik, menurut Raja Anwar akan didahulukan untuk pulau-pulau terjauh, seperti Kecamatan Moro dan Durai.
"Kami berharap proses pelipatan selesai sesuai jadwal sehingga sesegera mungkin didistribusikan ke seluruh panitia pemilihan kecamatan," tambah Raja Anwar. (Antara)
Editor: Nusarina Yuliastuti
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
