Logo Header Antaranews Kepri

NasDem Koalisi dengan PDIP pada Pilkada Kepri

Rabu, 14 Januari 2015 21:06 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) memutuskan berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pilkada Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

"Kalau pemilihan calon Gubernur Kepri, kami sudah jelas akan mendukung calon yang diusung PDIP," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Kepri Susilawati di Tanjungpinang, Rabu.

Pilkada Kepri akan dilaksanakan secara serentak dengan Pilkada Lingga, Bintan dan Anambas jika DPR menyetujui Pilkada secara langsung.

Nasdem juga memutuskan mendukung Ketua Demokrat Kepri sebagai calon Bupati Bintan.

Terkait koalisi dengan PDIP, Susi menjelaskan kebijakan ini sudah diambil sejak jauh-jauh hari oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nasdem. Namun keputusan itu bukan karena dipengaruhi Koliasi Indonesia Hebat.

"Ini semata-mata karena Nasdem dan PDIP satu jalur perjuangan pada Pilpres 2014. Jadi instruksinya sudah jelas," ujar Anggota Komisi IV DPRD itu.

Susi menambahkan, PDIP Kepri sudah positif akan mengusung Surya Respationo yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Kepri dan Ketua PDIP Kepri. Surya merupakan figur yang cukup dekat dengan pengurus Nasdem.

"Namun pernyataan formal kepada Nasdem bahwa beliau (Surya) akan maju belum disampaikan, termasuk mengajak Nasdem mendukung pencalonan itu. Tapi, kami sesuai arahan pusat arahnya mendukung PDIP," katanya.

Pada Pilkada Bintan, lanjutnya Partai Nasdem akan berkoalisi dengan Partai Demokrat.

"Kalau itu sudah lama keputusan politiknya. Jadi sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi," tegasnya.

Meski demikian, Susi yang pernah menjadi Anggota DPRD Bintan tidak menampik bahwa situasi politik bisa berubah kapan saja. Artinya, ketika Nasdem Kepri dan Bintan sudah memutuskan dukungan politik di Pilkada, bukan berarti ini akan berjalan sesuai harapan dan keinginan Nasdem sendiri.

"Politik itu cair, dan bisa berubah kapan saja. Harapan saya keputusan yang sudah final ini tidak akan berubah lahi," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026