
Batam Susun Tiga Strategi Antimacet

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, telah menyusun tiga strategi untuk mengantisipasi dan menangani kemacetan di kota industri itu yaitu memperbanyak transportasi umum, membangun jembatan layang dan menjalankan kereta api atau monorel.
"Ada tiga kebijakan sistem transportasi yang sudah disusun untuk mengurangi kemacetan," kata Wali Kota Batam Ahmad Dahlan di Batam, Selasa.
Ketiga strategi itu dijalankan bersama pemerintah pusat dan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.
Strategi pertama, memperbanyak transportasi umum sudah mulai dijalankan. Pada 2014, Pemkot menerima 15 unit bus dari BPJS Ketenagakerjaan dan BUMN industri perbankan.
Selain itu, 15 unit dari Kementerian Perhubungan yang dianggarkan dalam APBN 2014 juga akan mulai beroperasi pada 2015. Kementerian Perhubungan juga merencanakan menambah 60 unit bus baru untuk Batam sepanjang lima tahun ke depan.
Dengan bus-bus itu, diharapkan masyarakat yang kini menggunakan kendaraan pribadi dapat beralih menumpang transportasi publik, sehingga dapat mengurai kemacetan.
Sedangkan untuk strategi ke dua dan tiga, pembangunan jalan layang dan monorel diharapkan dapat segera dimulai.
"Itu oleh APBN, jadi pemerintah pusat yang tahu. Kami harap secepatnya," katanya.
Sebenarnya, katanya, warga tidak perlu khawatir dengan ancaman macet, karena pemerintah sudah memikirkan sejak awal.
BJ Habibie dan pemikir Otorita Batam lainnya udah merencanakan pembangunan Batam dengan matang untuk bertahun-tahun ke depan, termasuk kemungkinan macet.
"Batam ini paling bagus perencanaannya, hanya implementasinya yang kurang bagus," kata dia.
Saat membangun Batam berpuluh tahun yang lalu, Otorita Batam (kini Badan Pengusahaan Kawasan Batam) membangun jalan dengan median yang lebar. Dan itu dipersiapkan untuk perlebaran jalan, termasuk row jalan untuk alat transportasi lain.
"Untuk jembatan layang dan MRT, karena itu jalan di Batam memiliki 'buffer zone' lebar-lebar," kata dia.
Dengan tiga strategi itu, maka diharapkan Batam dapat terhindar dari kemacetan. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
