Logo Header Antaranews Kepri

Pengajar Muda Didik Anak-Anak Nelayan Sei Ladi

Minggu, 5 April 2015 20:21 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pengajar muda dari Komunitas Bakti Bangsa memberi pendidkan gratis kepada anak-anak yang sebagian besar orang tuanya bekerja sebagai nelayan di Sei Ladi, Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)

"Sekitar 30 orang pelajar SD di Sei Ladi mendapat pendidikan gratis. Mereka memiliki keinginan keras untuk belajar dan menjadi pelajar yang berprestasi," kata Sekretaris Komunitas Bakti Bangsa Kepri Fajar Bayu Pungkasan di Tanjungpinang, Sabtu.

Para mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang tergabung di Komunitas Bakti Bangsa itu dikenal anak-anak yang mengikuti Program Gerakan Tanjungpinang Mengajar itu sebagai pengajar muda. Mereka memberi pendidikan gratis setiap Hari Minggu pagi di salah satu masjid di Sei Ladi.

"Kami mengajar ilmu pengetahuan umum dan pendidikan karakter kepada anak-anak tersebut," ujarnya.

Menurut Bayu, para pengajar muda memiliki pengalaman dalam mengajar, apalagi sebagian besar mereka berasal dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan UMRAH. Mereka tidak menemui kesulitan dalam melakukan pendekatan kepada anak-anak tersebut.

Saat ini, kata dia, sebanyak lima orang mahasiswa dari fakultas tersebut bergabung dalam Komunitas Bakti Bangsa. Mereka akan ikut mengajar di Sei Ladi setelah diseleksi oleh pengurus Komunitas Bangsa.

"Yang penting dimulai dari niat, niat baik mudah-mudahan berbuah kebaikan. Anak-anak ini pada dasarnya baik-baik, yang ingin belajar," katanya.

Ketua Komunitas Bakti Bangsa Tanjungpinang Raja Sofi menambahkan bahwa Program Gerakan Kepri Mengajar sudah dilaksanakan sekitar tiga tahun lalu. Para pengajar muda pernah mengajar anak-anak petani, pemulung dan nelayan di berbagai kawasan di Bintan dan Tanjungpinang.

"Sebelum mengajar di Sei Ladi, teman-teman pengajar muda mengajar anak-anak yang tinggal di sekitar lokalisasi di KM 15. Setiap enam bulan sekali kami pindah lokasi, namun anak-anak yang pernah diajar tetap mendapat pembinaan," katanya.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026