Logo Header Antaranews Kepri

Dinsos Tanjungpinang Bina 80 Anak Jalanan

Selasa, 7 April 2015 02:47 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, membina 80 anak jalanan yang sebelumnya mengamen dan menjajakan koran, dengan program pendampingan di sekoah dan rumah mereka.

"Kami melakukan pendampingan di sekolah dan di rumah mereka," kata Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Surjadi di Batu 9 Tanjungpinang, Senin.

Dia menjelaskan kondisi anak jalan di Tanjungpinang jauh lebih baik dibanding DKI Jakarta. Di Tanjungpinang, jalanan hanya dijadikan untuk mencari nafkah seperti mengamen dan menjual koran.

Mereka memiliki rumah dan orang tua. Sebagian dari mereka juga masih bersekolah.

Sedangkan di DKI Jakarta, lanjutnya anak-anak jalanan memang tinggal dan bekerja di persimpangan jalan atas suruhan orang tua.

"Pembinaan akan terasa berat kalau yang menyuruh anak-anak itu bekerja adalah orang tua mereka sendiri. Kejadian ini ditemukan," katanya.

Surjadi mengemukakan tidak semua penanganan anak jalanan diselesaikan melalui panti sosial bina remaja. Biasanya permasalahan berat yang butuh penanganan khusus yang membutuhkan panti sosial bina remaja.

"Harus didalami dahulu permasalahan anak-anak tersebut, seperti anak-anak yang tinggal di lokalisasi tidak resmi. Mungkin tidak semuanya perlu penanganan khusus," ujarnya.

Sampai sekarang, kata dia Tanjungpinang belum memiliki panti sosial bina remaja. Padahal sebagai ibu kota Kepri sudah selayaknya Tanjungpinang memiliki panti sosial bina remaja.

Berdasarkan UU Nomor 23/2014, Pemkot Tanjungpinang tidak memiliki kewenangan untuk membangun panti tersebut. Panti sosial bina remaja hanya dapat dibangun Pemerintah Kepri.

"Kami hanya menangani masalah anak tersebut," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026