
Batam Atur Ulang Rute Angkot

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau mengatur ulang rute seluruh angkutan kota disesuaikan dengan rencana pengembangan 10 koridor Bus Trans Batam demi menghindari rute yang bersinggungan.
"Nanti rute angkutan kota kami atur kembali, tidak dirombak betul. Ada yang dipertahankan, ada juga yang dirubah sedikit," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Zulhendri di Batam.
Pengaturan ulang rute angkutan kota juga untuk menghindari persaingan antara Bus Trans Batam dengan angkot.
Pemkot berkeinginan, Bus Trans Batam melayani jalur utama, kemudian angkot sebagai "feeder" agar keberadaan keduanya saling melengkapi.
Pemerintah bersama organda tengah merumuskan rute angkot, menyesuaikan dengan 10 koridor Trans Batam sudah ditetapkan.
Sementara itu, pemerintah kini tengah mempersiapkan operasional dua koridor baru Trans Batam, menambah tiga koridor yang sudah berjalan.
Kepala Dinas mengatakan dua koridor baru itu melewati sejumlah kawasan industri dan permukiman padat penduduk demi melayani kebutuhan pekerja industri, yaitu Tanjungpiayu-Panbil dan Tanjunguncang-Batam Kota.
Nantinya, bus yang akan digunakan untuk operasional rute baru itu adalah bus pekerja. Bus tersebut merupakan bantuan dari pemerintah provinsi, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, dan BUMN perbankan.
Zulhendri meyakinkan, penggunaan bus pekerja untuk bus umum itu sudah disepakati antara Dinas Tenaga Kerja dan beberapa serikat pekerja dengan syarat bus harus melalui jalur-jalur padat penduduk dan kawasan industri.
Hanya saja, tarif bus koridor itu belum disepakati. Kemungkinan, ada harga khusus untuk pekerja.
Sementara untuk pembangunan halte bus yang baru, ia mengatakan, pemerintah kota mendapatkan bantuan dana dari APBN senilai Rp 7,2 miliar. Dana itu tidak hanya digunakan untuk halte-halte yang dilalui rute baru Trans Batam, tetapi juga untuk pembenahan halte lama dan perencanaan halte untuk rute yang akan datang. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
