
DPR Bentuk Panja Dukung Pelaksanaan FTZ Batam
Kamis, 30 April 2015 23:28 WIB

Kami sangat menyambut baik hal tersebut. Dengan harapan rencana pembangunan Tanjungsauh dan infrastruktur penunjang FTZ lain segera terealisasi
Batam (Antara Kepri) - Komisi VI DPR RI mendukung pelaksanaan pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (FTZ) agar terus berkembang.
"Sebanyak 14 Anggota Komisi VI DPR RI telah mengunjungi BP Batam. Mereka berdialog dengan Kepala BP Batam Mustofa Widjaja dan mengutarakan niatnya untuk pembentukan Panitia Kerja (Panja) khusus Batam," kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Kamis.
Menurut dia, Komisi VI DPRD RI membidangi yang membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM dan BUMN, dan Standardisasi Nasional.
Dalam kunjungan pada Senin (27/4) sore tersebut, kata dia, anggota Komisi VI DPR RI yang melakukan kunjungan kerja dipimpin oleh Achmad Hafiz Thohir, termasuk anggota DPR RI dapil Kepulauan Riau, Nyat Kadir.
Rombongan bertemu dengan Kepala BP Batam Mustofa Widjaja beserta Wakil Kepala BP Batam Jon Arizal, sejumlah deputi dan para pejabat jajaran BP Batam di Marketing Centre, Batam Centre.
Sebelum sesi diskusi dengan jajaran DPR RI, Kepala BP Batam Mustofa Widjaja terlebih dahulu menyampaikan paparan mengenai perkembangan pembangunan Batam, baik hasil kinerja dan rencana proyek pembangunan ke depan yang dijabarkan dalam road map BP Batam, serta pembangunan infrastruktur Pelabuhan Transhipment Tanjungsauh.
Beberapa hal yang ditanyakan kepada BP Batam antara lain pola pembiayaan pembangunan Pelabuhan Transshipment Tanjungsauh dan sejauh mana keseriusan pemerintah pusat menyiapkan segala sesuatunya terhadap rencana pembangunan tersebut.
Selanjutnya tahapan akhir pembangunan Dermaga Utara Pelabuhan Terminal Kargo Umum Batuampar dan juga ditanyakan tentang transformasi teknologi yang bernilai tambah tinggi.
"Saat disampaikan mengenai Tanjungsauh, Komisi VI DPR RI menyampaikan segera membentut Panitia Kerja (Panja) Khusus Batam. Panja ini untuk mendukung pelaksanaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam," kata dia.
Kunjungan kerja Komisi VI DPR RI merupakan bagian dari masa reses persidangan ke-3 pada 2015 yang berjumlah 48 orang dan terbagi ke dalam 3 kelompok, salah satunya memilih Provinsi Kepulauan Riau sebagai tujuan kunjungan kerja.
"Kami sangat menyambut baik hal tersebut. Dengan harapan rencana pembangunan Tanjungsauh dan infrastruktur penunjang FTZ lain segera terealisasi," kata Djoko. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
