Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Batam Beri Pelatihan Bagi Pencari Kerja

Kamis, 25 Juni 2015 01:19 WIB
Image Print
Jumlah ini setiap tahun akan terus bertambah guna meningkatkan daya saing para pekerja. Apalagi tidak lama lagi kita akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN dan harus menyikapi dengan menyiapkan tenaga kerja handal yang terampil

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau memberikan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja di kota itu, sebagai bekal sebelum bekerja dan demi meningkatkatkan kualitas pekerja menghadapi persaingan jelang penerapan Masyarakat Ekonomi ASEAN, Desember 2015.

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktifitas Disnaker Batam Yubahar di Batam, mengatakan tahun ini setidaknya sudah dilaksanakan 10 jenis pelatihan bagi pencari kerja dengan jumlah peserta sebanyak 285 orang.

Sebanyak 10 pelatihan itu yaitu Akuntansi MYOB yang diikuti 30 orang, AutoCad sebanyak 30 orang, menjahit baju pengantin sebanyak 30 orang, Welder Dasar sebanyak 30 orang dan Pipe Fitter sebanyak 25 orang.

Kemudian pelatihan Tata Boga diikuti 20 orang, Dasar Keselamatan Kerja sebanyak 30 orang, HRD sebanyak 30 orang dan Bahasa Inggris sebanyak 30 orang serta Desain Grafis sebanyak 30 orang.

Selain untuk pencari kerja, Pemkot juga memberikan pelatihan kepada pekerja, demi meningkatan kemampuannya.

"Pelatihan tenaga kerja diberikan kepada 90 orang terdiri dari lima jenis pelatihan," kata dia.

Pelatihan itu di antaranya untuk Welding Inspector sebanyak 10 orang, AK3 Umum sebanyak 20 orang, Petugas K3 sebanyak 20 orang, Sertifikasi Operator Crane sebanyak 25 orang dan Bahasa Inggris sebanyak 15 orang.

"Jumlah ini setiap tahun akan terus bertambah guna meningkatkan daya saing para pekerja. Apalagi tidak lama lagi kita akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN dan harus menyikapi dengan menyiapkan tenaga kerja handal yang terampil," kata dia.

Untuk mendapatkan pelatihan gratis, pekerja harus mendapatkan rekomendasi dari perusahaan tempatnya bekerja.

Sementara pelatihan dilaksanakan oleh Lembaga Pelatihan Kerja yang ditunjuk oleh Pemkot. Dan jenis pelatihan yang diberikan merupakan rekomendasi dari Serikat Pekerja.

Yubahar mengatakan biaya seluruh pelatihan itu diambil dari dana perpanjangan Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) yang dibayarkan oleh TKA yang bekerja di Batam. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026