Logo Header Antaranews Kepri

DPS Pilkada Batam 700.059 Orang

Kamis, 3 September 2015 02:22 WIB
Image Print
Dengan pengumuman itu, masyarakat bisa melihat, apa masuk DPT atau tidak, bila tidak, masih bisa melapor untuk dimasukkan

Batam (Antara Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Batam Kepulauan Riau mengumumkan data pemilih sementara dalam Pemilihan Kepala Daerah Batam 2015 mencapai 700.059 orang.

"Dalam rapat pleno tadi diputuskan DPS Batam 700.059 pemilih," kata anggota KPU Batam Yudi Kornelis di Batam, Rabu.

Data DPS itu diambil dari Daftar Penduduk Potensial Pemilu yang dikonfirmasi lagi oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dengan cara mencocokkan.

Selain itu, data juga disinkronisasikan dengan Daftar Pemilih Tetap dalam Pemilihan Presiden 2014 yang jumlahnya sekira 715.000 orang.

Setelah ini, DPS akan diumumkan di seluruh kantor kelurahan di Batam mulai 12 September 2015, agar masyarakat dapat memastikan namanya masuk dalam DPS.

"Dengan pengumuman itu, masyarakat bisa melihat, apa masuk DPT atau tidak, bila tidak, masih bisa melapor untuk dimasukkan," kata dia.

Kemudian, dari laporan masyarakat itu, maka KPU akan memperbaiki DPS menjadi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan.

"Dari situ akan kami plenokan lagi, baru diteliti dan ditetapkan," kata Yudi.

Sementara itu, sebelumnya, Ketua KPU Batam Agus Setiawan meminta warga untuk proaktif memastikan dirinya masuk ke dalam daftar pemilih tetap.

Kepada tim sukses, Ketua KPU juga meminta untuk terus memantau proses pendataan pemilih, serta memastikan nama pendukung terdata. Jangan sampai tim sukses protes di kemudian hari karena nama pendukungnya tidak bisa menggunakan hak pilihnya.

Menurut dia, kesuksesan pelaksanaan Pilkada, bukan hanya terletak pada penyelenggara, melainkan juga peserta pilkada dan timnya.

Salah satu tanda kesuksesan pilkada adalah banyaknya pemilih yang menggunakan haknya.

"Karenanya kami meminta keikutsertaan tim sukses untuk ikut memastikan pendukungnya masuk dalam DPT," ujar Agus. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026