Logo Header Antaranews Kepri

Sani Janji Selesaikan Sengketa Lahan Tanjunguma

Jumat, 2 Oktober 2015 22:59 WIB
Image Print
Nanti kami akan sampaikan sampai Presiden juga. Kalau pengusaha silahkan bayar UWTO, karena dapat untung dari lahan itu. Kalau kami? Warga menggunakan lahan hanya untuk tempat tinggal

Batam (Antara Kepri) - Calon Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani berjanji menyelesaikan sengketa lahan kampung tua Tanjunguma, bila terpilih sebagai gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah 2015.

"Prinsipnya kalau boleh saya berjanji, bahwa begitu dilantik, masalah Tanjunguma selesai," kata Muhammad Sani saat berdialog dengan tokoh masyarakat Tanjunguma di Batam Kepri, Jumat.

Ia menyatakan sejak masih menjabat sebagai gubernur, sudah berkomitmen menyelesaikan sengketa antara warga tempatan dengan Badan Pengusahaan Kawasan Batam dan pengusaha itu.

Bahkan saat masih menjabat gubernur, sempat memperjuangkan agar Uang Wajib Tahunan Otorita untuk kampung tua dibebaskan, kata Sani.

"Nanti kami akan sampaikan sampai Presiden juga. Kalau pengusaha silahkan bayar UWTO, karena dapat untung dari lahan itu. Kalau kami? Warga menggunakan lahan hanya untuk tempat tinggal," kata calon gubernur nomor urut 1 itu.

Meski begitu, calon gubernur petahana itu tetap meminta agar warga Tanjunguma menjaga suasana agar tetap kondusif.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Sani menggagas acara Kenduri Kampung Tua, dan Tanjunguma didaulat menjadi tuan rumah.

"Kalau bisa, waktunya diserahkan ke masyarakat disini. Harapkan sesegara mungkin. Kalau bisa minggu depan. Kenduri Kampung Tua se-Batam," kata Sani.

Sementara itu, tokoh masyarakat Tanjunguma menyatakan dukungannya kepada Muhammad Sani dalam Pilkada Kepri.

Tokoh masyarakat, Harun, menyatakan warga Tanjunguma berkomitmen untuk memenangkan Sani-Nurdin dalam Pilkada 2015.

"Kami sudah sepakat untuk memangkan nomor 1. Itu tidak perlu diragukan lagi. Makanya, kami juga minta dengan kita semua, pilihlah nomor 1 untuk anak cucu lima tahun ke depan," kata dia.

Hal senada dikatakan tokoh muda warga Tanjunguma, Marzuki yang menyatakan mendukung Sani-Nurdin karena kedekatan warga kampung tua dengan Muhammad Sani.

"Ini masalah kedekatan. Kami sudah menunjukkan, bersatu untuk pasangan nomor satu. Ini masalah marwah Tanjunguma. Tidak akan lari ke lain," kata dia.

Sementara itu, Pilkada Kepri diikuti dua pasangan calon gubernur-wakil gubernur, yaitu Muhammad Sani-Nurdin Basirun dengan nomor urut satu dan Soerya Respationo-Ansar Ahmad nomor urut dua.

Pasangan calon kepala daerah Muhammad Sani-Nurdin Basirun diusung Partai Demokrat, Partai Nasdem, PPP, Partai Gerindra dan PKB sedangkan Soerya Respationo-Ansar Ahmad diusung PDIP, PAN, Partai Hanura dan PKS. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026