Logo Header Antaranews Kepri

Legislator Minta Sekolah Siapkan Masker Antisipasi Asap

Senin, 5 Oktober 2015 20:52 WIB
Image Print
Itu ibarat merokok. Kalau orang merokok setiap hari akan lebih cepat terganggu dengan merokok sekali seminggu

Batam (Antara Kepri) - Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam Kepulauan Riau Udin P Sihaloho meminta sekolah menyiapkan masker untuk seluruh siswanya agar tidak banyak terhirup kabut asap yang bisa membahayakan kesehatan.

"Kalau memang belum ada kebijakan meliburkan sekolah, masker harus dibagikan untuk para murid," kata Udin di Batam, Senin.

Kualitas udara di Batam belum mencapai standar berbahaya, namun sudah sampai level sangat tidak sehat dengan Indeks Standar Pencemaran Udara di atas 200.

Ia khawatir, jika siswa terus terpapar kabut asap dalam waktu lama, maka akan berpengaruh pada kesehatannya.

"Itu ibarat merokok. Kalau orang merokok setiap hari akan lebih cepat terganggu dengan merokok sekali seminggu," kata dia.

Di tempat yang sama, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan menegaskan tidak akan meliburkan sekolah tingkat SD hingga SMA selama kadar ISPU masih di bawah 300.

"Kalau sudah 300 ke atas baru libur," kata Wali Kota.

Sedangkan untuk anak Pendidikan Anak Usia Dini dan Taman Kanak-kanak diliburkan, sampai kondisi udara membaik.

Menurut Wali Kota, anak usia balita relatif lebih rentan terpapar kabut asap, sehingga pemerintah mengambil kebijakan libur.

Kepala Badan Pengendali Dampak Lingkungan Daerah Kota Batam Dendi Purnomo menyatakan kualitas udara terus naik dan turun.

Berdasarkan pengamatan stasiun Simpang Jam, kadar ISPU pada Senin pukul 7.00 WIB sebesar 116 (tidak sehat), pukul 9.00 WIN naik menjadi 155 (tidak sehat), pukul 11.00 WIB terus meningkat menjadi 234 (sangat tidak sehat) dan menanjak pada pukul 13.00 WIN hingga mencapai 247 (sangat tidak sehat).

Setelah itu, ISPU perlahan menurun hingga pukul 17.00 WIB mencapai 139 (tidak sehat). (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026