
Presiden Prioritaskan Pembangunan Waduk Sei Gong

Tahun ini ada beberapa yang akan dibangun. Salah satu yang menjadi prioritas dari Presiden Joko Widodo adalah Waduk Sei Gong Batam
Batam (Antara Kepri) - Badan Pengusahaan Batam menyatakan Presiden RI Joko Widodo menjadikan pembangunan Waduk Sei Gong Desa Sijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam, sebagai prioritas untuk mengatasi krisis air kota industri.
"Tahun ini ada beberapa yang akan dibangun. Salah satu yang menjadi prioritas dari Presiden Joko Widodo adalah Waduk Sei Gong Batam," kata Direktur Perencanaan dan Pembangunan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Imam Bachroni di Batam, Kamis.
Ia mengatakan, kontrak pembangunan hari ini sudah ditandatangani antara Direktorat Jenderal Sumberdaya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan para kontraktor.
Waduk Sei Gong akan mampu menampung air sebanyak 11,8 juta meter kubik air dengan total kebutuhan lahan mencapai 355,99 hektare dengan nilai Kontrak untuk bendungan Sei Gong adalah Rp260 miliar.
Imam mengatakan, tahun ini juga proyeknya segera dilaksanakan dengan terlebih dahulu membangun akses jalan menuju lokasi pembuatan waduk. Selanjutnya proses pembangunan fisik waduk baru akan dilaksanakan dengan total waktu tiga tahun.
"Tahun ini juga mulai pembangunan akses menuju lokasi yang akan dibuat waduk. Perkiraan pengerjaan akan selesai pada 2018 mendatang. Saat berperasi diharapkan mampu memberikan cadangan air bersih bagi Batam," kata dia.
BP Batam sejak 1974 telah mebangun 8 (delapan) dam/waduk air bersih, di antaranya Waduk Sei Harapan, Sei Nongsa, Baloi, Sei Ladi, Mukakuning, Duriangkang.
Satu waduk lain, yaitu Waduk Tembesi saat ini masih dalam proses desalinasi air laut menjadi air tawar yang akan membutuhkan waktu tiga sampai lima tahun.
"Ketersediaan air menjadi salah satu prioritas bagi BP Batam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri. Makanya akan terus dilakukan pembangunan waduk-waduk baru," kata dia.
Sementara itu, proyek infrastruktur lainnya yang direncanakan BP Batam untuk menjaga iklim investasi diantaranya proyek renovasi pelabuhan, perluasan bandara, pelebaran jalan. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
