Logo Header Antaranews Kepri

Bupati Karimun Janji Tambah Insentif Guru Agama

Minggu, 8 November 2015 12:21 WIB
Image Print
Insentifnya kita tambah hingga mendekati Rp1 juta pada 2016. Itu untuk guru honor insentif yang masa kerjanya di bawah 5 tahun, tidak termasuk guru agama di bawah Kementerian Agama

Karimun (Antara Kepri) - Bupati Karimun Aunur Rafiq berjanji akan menambah insentif guru agama tingkat sekolah dasar berstatus honor insentif dengan masa kerja di bawah lima tahun.

"Insentifnya kita tambah hingga mendekati Rp1 juta pada 2016. Itu untuk guru honor insentif yang masa kerjanya di bawah 5 tahun, tidak termasuk guru agama di bawah Kementerian Agama," kata Bupati Aunur Rafiq di Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Sabtu.

Dalam acara pelantikan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) SD se-Kecamatan Meral dan Meral Barat di SDN 004 Meral, Aunur Rafiq mengatakan, penambahan insentif guru agama tersebut sebagai motivasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan guru agama yang belum berstatus pegawai negeri sipil (PNS).

Untuk guru agama berstatus tenaga insentif dengan masa kerja di atas lima tahun, menurut dia, akan dijadikan tenaga kontrak penuh serta didaftarkan sebagai peserta Program Layanan Kesehatan pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang iurannya ditanggung pemerintah daerah.

"Guru agama yang belum PNS juga kita sertifikasikan," ujarnya.

Ia menuturkan, guru agama merupakan tenaga pendidik yang diharapkan dedikasi dan pengabdiannya dalam mendidik siswa tentang ajaran agama sebagai benteng bagi generasi muda dari pengaruh budaya asing.

Dia menjelaskan, jumlah sekolah dasar di Karimun sebanyak 135, dengan jumlah guru agama Islam sebanyak 176 orang, dan lebih dari 100 orang dari jumlah tersebut sudah diangkat menjadi PNS.

"Melihat data itu, berarti setiap SD sudah ada guru agamanya, mungkin ada yang lebih dari satu orang," katanya.

Ia mengharapkan pengurus KKG-PAI Meral dan Meral Barat yang dilantik menjadi sarana bagi guru agama untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan diri dalam mengajar.

"KKG-PAI diharapkan menjadi wadah bertukar informasi, pengalaman, sumbang saran bagi para guru agama sekolah dasar," ujar Aunur Rafiq. (Antara)

Editor: F.C. Kuen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026