
Pemuda Perlu Gali Nilai-nilai Kepahlawanan Raja Haji

Nilai-nilai kepahlawanan yang dimiliki dua pahlawan asal Kepri itu perlu ditiru dalam kehidupan sehari-hari untuk melahirkan generasi muda yang berkualitas dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi
Jakarta (Antara Kepri) - Pemuda perlu mengenal lebih mendalam dan menggali nilai-nilai kepahlawanan Raja Ali Haji dan Raja Haji Fisabililah yang berjasa bagi Kepulauan Riau dan Indonesia, kata Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila Tanjungpinang, Ari Sunandar.
"Nilai-nilai kepahlawanan yang dimiliki dua pahlawan asal Kepri itu perlu ditiru dalam kehidupan sehari-hari untuk melahirkan generasi muda yang berkualitas dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi," tambahnya di sela-sela membuka seminar kebangsaan di aula Perpustakaan dan Arsip Tanjungpinang, Kamis.
Dalam rilis yang diterima Antara, Aditya Nugroho Jati, ketua panitia seminar mengharapkan generasi muda di Kepri tidak melupakan sejarah. Raja Ali Haji dan Raja Haji Fisabililah merupakan sosok pahlawan yang perlu dicontoh.
Raja Ali Haji, ulama sekaligus sastrawan ternama. Karyanya yang terkemuka bernama Gurindam 12.
Merefleksikan nilai-nilai kepahlawanan kedua pahlawan itu merupakan cara yang tepat menghargai jasa kedua pahlawan di Kepri tersebut.
"Raja Ali Haji ditetapkan di sebagai Pahlawan Nasional karena berjasa melahirkan cikal bakal Bahasa Indonesia, yang berakar dari Bahasa Melayu," ucapnya dalam seminar bertema "Menggali Nilai-Nilai Kepahlawanan Raja Haji Fisabilillah dan Raja Ali Haji Untuk Meningkatkan Rasa Nasionalisme Generasi Muda Kepri".
Menurut dia, seminar kebangsaan ini merupakan wadah yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk menggali nilai-nilai kepahlawanan Raja Ali Haji dan Raja Haji Fisabililah yang disampaikan oleh narasumber yang berkompeten.
"Semangat nasionalisme generasi muda harus tetap ditingkatkan," ujarnya.
Dosen Stisipol Raja Haji Rendra Setyadiharja, narasumber dalam seminar tersebut mengatakan banyak nilai-nilai kepahlawanan yang seharusnya diketahui dan dimiliki generasi muda.
"Seperti jika melihat sosok Raja Haji Fisabilillah yang merupakan panglima perang, nilai-nilai yang ada didalam diri beliau adalah memegang teguh komitmen terhadap sesuatu, pantang menyerah, berani, memegang marwah dan taat akan pada ajaran agamanya," ujar Rendra di hadapan 200 peserta seminar.
Sedangkan nilai-nilai yang harus dimiliki generasi muda dari Raja Ali Haji yang merupakan pujangga dan bapak bahasa Indonesia adalah sikapnya yang sangat mencintai ilmu pengetahuan, visioner, dan berpegang teguh pada pendirian.
"Nilai-nilai kepahlawanan itu yang harus dimiliki generasi muda saat ini agar mampu membangun Kepri lebih baik lagi," ucap Rendra
Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fisip UMRAH Imanudin Abdulrahim, yang juga narasumber dalam seminar itu menuturkan, jika generasi muda Kepri saat ini masih kurang menggali nilai-nilai kepahlawanan dua sosok tersebut.
Saat ini, kata dia terjadi bermacam-macam permasalahan di generasi muda itu seperti kurangnya berfikir rasional, apatis, terkontaminasi pengaruh asing dan kurang bersosialisasi.
"Generasi muda adalah bibit bagi generasi selanjutnya, bagaimana bangsa ini kedepan ada ditangan generasi mudanya. Namun saat ini generasi muda yang bermasalah sehingga sulit memajukan bangsa ini," kata Imanuddin.
Narasumber lainnya, Kepala Kesbagpolimas Provinsi Kepri Syafri Salisman mengatakan generasi muda merupakan unsur sangat mudah mendapat pengaruh dari luar. Untuk itu perlu adanya upaya dalam membentengi diri generasi muda tersebut.
"Salah satunya dengan penguasaan nilai-nilai kepahlawanan, penanaman rasa nasionalisme serta kegiatan bela negara," tegas Syafri. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
