Logo Header Antaranews Kepri

Sani Enggan Tanggapi Kampanye Hitam

Senin, 23 November 2015 20:52 WIB
Image Print
Kalau mau membesar-besarkan masalah tak apa. Tapi tetap beretika dan santun

Batam (Antara Kepri) - Calon Gubernur Kepulauan Riau nomor urut 1, Muhammad Sani, enggan menanggapi kampanye hitam dan kampanye negatif yang terus mendera timnya menjelang Pilkada Serentak 9 Desember 2015.

"Biarlah orang melempar batu, saya lempar pisang saja," kata Muhammad Sani, dalam rilis yang diterima di Batam, Senin.

Calon gubernur petahana itu mengajarkan agar sesuatu yang buruk dibalas dengan kebaikan.

Ia juga mengajak seluruh pendukungnya untuk tidak membalas kampanye negatif dan meminta sebaliknya agar menjauhi permasalahan.

"Kalau mau membesar-besarkan masalah tak apa. Tapi tetap beretika dan santun," kata penerima Anugerah Bintang Mahaputra Utama, penghargaan tertinggi yang diberikan kepada warga negara yang memiliki jasa kepada Republik Indonesia itu.

Menurut Sani, bila keburukan dibalas dengan keburukan maka hanya akan menguras tenaga serta pikiran.

"Di Facebook banyak yang berbuat seperti itu kepada saya. Misalnya menyampaikan saya tidak sanggup memimpin Kepri karena usia dan saya sudah tidak sehat lagi. Bahkan pernah disebut saya tidak akan maju karena tidak ada partai," kata Sani.

Ia menyatakan kampanye negatif terkait usia kerap menderanya. Bahkan sejak lima tahun yang lalu, saat pertama kali mencalonkan diri sebagai gubernur Kepri.

"Ada yang menyebut saya tidak bertahan. Tapi buktinya saya mampu menjalankan roda pemerintahan dan sampai sekarang saya masih sehat," tegasnya.

Pasangan Nurdin Basirun dalam Pilkada Kepri 2015 itu mengatakan menjadi pemimpin tidak melulu harus ke lapangan. Ibarat pertandingan sepakbola, dirinya bagai pelatih yang mengatur strategi serta peran setiap pemain yang ditempatkan.

"Saya ada staf yang bisa melakukan itu. Meski demikian, dari 400 lebih pulau berpenduduk yang ada di Kepri, rasanya sudah hampir seluruhnya sudah saya kunjungi saat menjabat sebagai Gubernur. Demikian insya Allah jika saya kembali dipercaya memimpin nanti," paparnya.

Pilkada Kepri diikuti dua pasangan calon gubernur-wakil gubernur, yaitu Muhammad Sani-Nurdin Basirun dengan nomor urut satu dan Soerya Respationo-Ansar Ahmad nomor urut dua.

Pasangan calon kepala daerah Muhammad Sani-Nurdin Basirun diusung Partai Demokrat, Partai Nasdem, PPP, Partai Gerindra dan PKB, sedangkan Soerya Respationo-Ansar Ahmad diusung PDIP, PAN, Partai Hanura dan PKS. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026