Logo Header Antaranews Kepri

Kadistanhut Kepri Puji Progres Sawah Sungaibesar

Kamis, 24 Maret 2016 19:46 WIB
Image Print
Yang terpenting kita akan paksakan pusat ikut mendukung usaha kita. Ini ketahanan pangan, jadi harus di dorong

Lingga (Antara Kepri) - Honismandri, plt Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan dan Peternakan (Distanhut) Provinsi Kepri, mengaku terkejut melihat progres proyek persawahan di Desa Sungai Besar.

Dia yang meninjau langsung lokasi, usai menghadiri Musrenbang tingkat Kabupaten Lingga, mengungkapkan rasa optimisnya, desa tersebut akan menjadi salah satu produsen beras untuk Kepri.

"Ini kejutan. Saya sendiri gak nyangka ini jadi sawah. Progresnya luar biasa," kata dia, di lokasi persawahan Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara.

Secara peluang keberhasilan proyek tersebut, dikatakan Honismandri, tidak ada keraguan sama sekali. Karena, sawah Sungai Besar langsung menggandeng ahlinya yakni, Adi Indra Pawennari, seorang pahlawan inovasi lahan tandus Indonesia.

"Melihat peluang keberhasilannya sekarang ini, saya gak garanti lagi, ahlinya Adi di sini. Dia yang tangani langsung," tutur Honismandri penuh semangat.

Dia juga mengatakan, keberhasilan daerah mengubah lahan tidur Desa Sungai Besar menjadi sawah, tidak terlepas dari semangat dan kerja keras seorang pemimpin daerahnya.

"Bupati kita ini luar biasa semangatnya. Daerah itu tergantung pemimpinnya, kalau pemimpinnya semangat pasti maju daerahnya," ungkapnya.

Terkait dukungan pihak Provinsi Kepri terhadap usaha Kabupaten Lingga menggeliatkan sektor pertanian, terutama ketahanan pangan tersebut, kata Honismandri, Provinsi pasti mendukung.

"Kalau sudah Kabupatennya semangat, Provinsi juga semangat, dan yang terpenting kita akan paksakan pusat ikut mendukung usaha kita. Ini ketahanan pangan, jadi harus di dorong," tegas Honismandri.

Untuk mendapat suport dari pemerintah baik provinsi maupun pusat, kata dia, semua itu tergantung kebutuhan masyarakat.

"Nanti kebutuhan itu disampaikan ke pusat. Pusat harus bantu, ini isu besar Kepri. Kami berharap nantinya ini jadi produsen beras Kepri," paparnya.

Sementara untuk proyeksi lebih lanjut, tambahnya, pihak Provinsi akan melakukan pemetaan lahan potensial. Kalau nantinya diproyekaikan hingga 1000 Hektar, pihak Provinsi akan mensuport.

"Kami tidak punya wilayah, yang punya itu Kabupaten. Kami lakukan SID atau survei dan pemetaan area potenasial, kalau luasnya 1.000 Hektar, kami akan suport. Kita minta dana pusat. Yang penting sekarang ini, ceritanya semangat," tutupnya. (Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026