
Taba Iskandar Pimpin Pansus RPJMD Kepri

Masukan dari Demokrat Plus untuk melakukan e-budgeting sangat kami hargai. Kedepan, pemerintah Kepri akan menjalankan pemerintah sesuai dengan masukan-masukan fraksi
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Kepulauan Riau Taba Iskandar memimpin Panitia Khusus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2016-2021, yang sempat menimbulkan polemik akibat ketidakhadiran Gubernur Nurdin Basirun dalam rapat paripurna beberapa pekan lalu.
Taba memperoleh suara terbanyak dalam proses pemilihan yang dipimpin Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, di Kantor DPRD Kepri, Rabu.
"Saya berharap Taba dapat melaksanakan tugasnya secara maksimal. Saya yakin pengalaman yang dimilikinya dapat menghasilkan kinerja pansus yang maksimal," katanya.
Sebelumnya, Gubernur Kepri Nurdin Basirun memberi apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas masukan fraksi-fraksi di DPRD Kepri. Contohnya saja masukan dari fraksi Demokrat. Fraksi ini meminta kepada pemerintah untuk melakukan e-budgeting.
"Masukan dari Demokrat Plus untuk melakukan e-budgeting sangat kami hargai. Kedepan, pemerintah Kepri akan menjalankan pemerintah sesuai dengan masukan-masukan fraksi," kata Nurdin.
Selain e-budgeting, Pemprov Kepri juga akan melakukan penempatan pegawai sesuai kemampuannya. Masukan dari fraksi Golkar juga menjadi perhatian dari Pemprov Kepri.
Dalam pandangan fraksi, Golkar meminta agar menjadikan Kepri sebagai poros maritim bukan sekedar basa-basi.
"Masukan ini akan kami perhatikan. Kami akan terus memperhatikan pembangunan pelabuhan, sarana transportasi, pariwisata kemaritiman," kata Nurdin.
Untuk itu, dia berharap pembahasan RPJMD dengan dewan nanti berjalan mulus. "Harapan kami, pembahasan RPJMD ini dapat kita kawal sama-sama," ucapnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
