
Bupati Bengkalis Lepas Kloter 4 Embarkasi Batam

Arab Saudi berbeda dengan Bengkalis atau Pekanbaru. Oleh karena itu harus ada penyesuaian di sana, patuhi aturan yang berlaku dan ikuti arahan petugas haji
Batam (Antara Kepri) - Bupati Bengkalis, Riau, Amril Mukminin melepas 446 orang calon haji kelompok terbang 4 Embarkasi Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Jumat.
Amril Mukminin mengharapkan jamaah calon haji dari daerahnya, melaksanakan ibadah dengan tulus ikhlas.
"Sangat banyak umat Islam yang memiliki keinginan yang sama tetapi belum memiliki kesempatan yang sama," katanya.
Ia menasehati agar JCH mempertebal kesabaran dan ketawakalan sebagai bekal dalam beribadah, karena kedua sifat itu diperlukan agar bisa menjalankan haji dengan baik.
Bupati juga berpesan agar JCH melakukan penyesuaian dengan cepat dengan kondisi cuaca dan segala peraturan yang berlaku di Tanah Suci, agar tidak menemui kesulitan.
"Arab Saudi berbeda dengan Bengkalis atau Pekanbaru. Oleh karena itu harus ada penyesuaian di sana, patuhi aturan yang berlaku dan ikuti arahan petugas haji," katanya.
Amril berharap JCH menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan dengan senantiasa saling ingat mengingatkan.
"Jaga nama baik daerah, jaga nama baik negara kita," ujarnya.
Wakil Ketua I PPIH Embarkasi Batam Zulkifli menyampaikan kloter 4 terdiri atas 396 orang calon haji asal Kabupaten Bengkalis, 45 orang asal Kota Pekanbaru 45 orang, dan lima orang petugas.
Berdasarkan hasil qurah maktab tahun 1437 H/ 2016 M, JCH Kloter 4 akan menempati pemondokan di wilayah Jarwal maktab 25 Nomor Rumah 801 selama berada di Makkah.
Menurut jadwal jamaah haji Kloter 4 BTH akan kembali ke Tanah Air pada 20 September 2016 pukul 23.15 WIB.
Sementara itu, Embarkasi Batam memberangkatkan 8.911 calon haji dari empat provinsi yaitu Kepulauan Riau, Riau, Jambi dan Kalimantan Barat.
Hingga kini, sebanyak 1.341 JCH Embarkasi batam yang terdiri atas tiga kloter sudah tiba di Tanah Suci dan mulai menjalankan ibadah Arbain. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
