Logo Header Antaranews Kepri

Equinox Tidak Perlu Ditanggapi Berlebihan

Jumat, 17 Maret 2017 05:49 WIB
Image Print
Yang terpenting tubuh tidak kekurangan cairan, jangan mengkonsumsi mekanan berlemak yang dapat mengakibatkan pengentalan darah sehingga menurunkan konsentrasi

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Riau, Tjetjep Yudiana mengimbau warga untuk tidak menanggapi fenomena Equinox secara berlebihan.

"Jangan terlalu dikhawatirkan. Apalagi sampai mengganggu aktivitas. Karena takut panas, lalu tidak mau beraktivitas di luar. Ini tidak perlu," ujar Tjetjep, di Tanjungpinang, Kamis.

Ada beberapa tips disampaikannya untuk menghadapi fenomena ini.

Pertama mengkonsumsi buah, lalu minum lebih banyak dari porsi biasanya, serta hindari mengkonsumsi makanan berlemak.

"Yang terpenting adalah supaya tubuh tidak kekurangan cairan untuk menghindari dehidrasi. Demikian juga supaya tidak mengkonsumsi mekanan berlemak yang dapat mengakibatkan pengentalan darah sehingga menurunkan konsentrasi," papar Tjetjep.

Menanggapi fenomena Equinox ini, Dinas Kesehatan Kepri dikatakan Tjetjep tidak perlu mengeluarkan imbauan khusus. Selain tidak terlalu berdampak besar terhadap kesehatan, warga Kepulauan Riau dia katakan sudah terbiasa dengan kondisi cuaca panas.

"Kalau dibilang tidak tahan, buktinya warga yang melaksanakan umrah atau haji di Mekah mampu menghadapi cuaca yang lebih panas. Suhu di sana (Arab) justru lebih panas. Bahkan mencapai 50 derajat celcius," ungkap Tjetjep.

BMKG sendiri memprediksi fenomena Equinox akan berlangsung pada 21 Maret mendatang. Hingga 5 hari kedepan, suhu udara cendrung meningkat, berkisar antara 32-36 derajat celcius.

Equinox merupakan fenomena astronomi dimana posisi matahari tepat berada di garis katulistiwa, atau dengan kata lain posisi matahari lebih dekat ke Bumi, tidak seperti biasanya. (Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026