Logo Header Antaranews Kepri

Senator Kepri: Wajar Masyarakat Nilai Negatif DPD

Selasa, 4 April 2017 20:27 WIB
Image Print
Tetapi yakinlah, dari hasil pergaulan saya dengan teman-teman DPD, apa yang terjadi itu bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan bertujuan mulia. Teman-teman ingin DPD lebih maju

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Senator asal Provinsi Kepulauan Riau Haripinto menyatakan wajar saat ini masyarakat memberi penilaian negatif terhadap Dewan Perwakilan Daerah (DPD) atas insiden yang terjadi di lembaga itu.

"Masyarakat menilai negatif, kenapa kelakuan oknum anggota DPD seperti itu. Wajar saja jika dapat penilaian seperti itu," katanya di Tanjungpinang, Selasa.

Haripinto juga menyesalkan insiden yang terjadi di DPD RI, Senin (3/4). Dalam insiden itu, anggota DPD RI Afnan Agi Kusono ditarik oleh rekannya, Benny Rhamdani dan Delis.

Insiden itu bagian dari dinamika politik dari proses demokrasi. Sebagian anggota DPD hanya ingin terjadi penyegaran di lembaga itu.

"Tetapi yakinlah, dari hasil pergaulan saya dengan teman-teman DPD, apa yang terjadi itu bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan bertujuan mulia. Teman-teman ingin DPD lebih maju," ujarnya.

Haripinto mengaku tidak ikut dalam rapat yang berujung kisruh tersebut. Ia hadir dalam ruang rapat setelah berakhir kisruh tersebut.

"Saya dari rumah sakit, kemudian ke kantor. Saya datang setelah selesai keributan itu. Saya justru menyaksikan rekaman keributan itu di youtube," katanya.

Meski demikian, Haripinto minta maaf kepada masyarakat, terutama masyarakat Kepri terkait insiden tersebut. Dari kejadian itu, anggota DPD RI harus mengambil hikmahnya yakni mengembalikan kepercayaan publik dengan bekerja keras dan intropeksi diri.

"Mungkin masyarakat memiliki penilaian negatif terhadap peristiwa itu, karena itu saya mohon maaf. Kami akan introspeksi diri," katanya.

Haripinto mengatakan, seluruh kegiatan di DPD semestinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tidak boleh melanggarnya. Jika ada regulasi yang belum tegas sebaiknya diselesaikan dengan baik.

"Mudah-mudahan tidak terulang lagi insiden yang sama," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026