Logo Header Antaranews Kepri

Tanjungpinang-Malaysia Jalin Kerja Sama Budaya

Selasa, 2 Mei 2017 19:04 WIB
Image Print
Semangat keserumpunan melayu harus terus ditingkatkan sehingga menjadi penyemangat bagi generasi selanjutnya

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, menjalin kerja sama bidang budaya dengan Majelis Kebudayaan Johor, Malaysia, untuk mengembangkan budaya melayu.

"Masyarakat Kepri dan Malaysia memiliki hubungan emosional sejak lama sebagai bangsa rumpun melayu. Bukti hubungan itu terjalin dari akar sejarah Kerajaan Riau-Johor-Lingga-Pahang yang masih dapat dilihat di Pulau Penyengat, Tanjungpinang dan Lingga," kata Walikota Tanjungpinang, H.Lis Darmansyah saat menjamu pengurus Majelis Kebudayaan Johor, di Tanjungpinang, Selasa.

Menurut Lis, Kepri dan Malaysia memiliki kesamaan seni budaya yang menjadi perekat hubungan dari generasi ke generasi. Hubungan yang terjalin sejak dahulu hingga sekarang sudah sepatutnya dikembangkan.

"Semangat keserumpunan melayu harus terus ditingkatkan sehingga menjadi penyemangat bagi generasi selanjutnya," ujarnya.

"Sejarah menghubungkan masyarakat serumpun melayu. Adat, bahasa dan agama adalah kebudayaan yang melekat pada diri orang melayu," tambahnya.

Lis menginginkan, melalui kunjungan Majelis Kebudayaan Johor melahirkan semangat baru untuk meningkatkan hubungan kekerabatan dan perekonomian. Pemerintah Kota Tanjungpinang akan membuka akses bagi Malaysia mengembangkan investasi.

"Kedepan kami ingin menjadi daerah serumpun atau center city. Kita bisa pertemukan pengusaha Johor dengan Tanjungpinang untuk menjalin kerja sama itu. Sebenarnya kerja sama ini sudah terjalin, banyak orang Johor yang punya usaha di Tanjungpinang, begitu pula sebaliknya, tetapi tidak formal. Bahkan orang Johor ada yang mengikat hubungan perkawinan dengan warga Tanjungpinang, begitu juga sebaliknya," katanya.

Pegawai Daerah Johor Bahru (setingkat bupati), Tuan Haji Mohamad Fuad Bin H Radwan memberi apresiasi atas sambutan Lis, dan keinginan untuk menjalin kerja sama di bidang kebudayaan dan ekonomi.

"Dari sejarah Kerajaan Melayu, masyarakat Kepri dan Johor adalah serumpun, meski kerajaan kita terpisah, tetapi bahasa, rupa, budaya, dan agama kita hampir sama. Sejarah ini perlu kita kekalkan," katanya.

Pengurus kebudayaan Johor Bahru, dan Alumni 4B, kata dia sudah menelusuri jejak sejarah Kerajaan Melayu. Mereka juga sudah mengunjungi ke Pulau Penyengat yang terdapat fakta adanya Kerajaan Melayu.

"Melihat Tanjungpinang ada tanda-tanda sejarah itu, kami punya perancangan mejaga warisan dengan membawa anak-anak kami melihat bukti-bukti sejarah Kerajaan Melayu, apabila anak-anak tak minat, kita harus bawa juga, sebab sejarah itu penting," ujarnya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026