
Pemkot Tanjungpinang Optimis Pasar Murah Tekan Harga Sembako

"Kami kepung seluruh Tanjungpinang dengan menjual paket sembako yang sudah disubsidi pemerintah sehingga harganya lebih murah. Ini untuk membantu warga kurang mampu," kata Lis.
Tanjungpinang (AntaraKepri) - Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, optimistis Pasar Murah Ramadhan mampu menekan harga sembako yang cenderung naik menjelang Idul Fitri 1438 Hijriyah.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan, pihaknya akan menambah paket sembako di Pasar Murah Ramadhan jika harga sembako yang dijual pedagang mengalami kenaikan yang tidak wajar.
"Kami kepung seluruh Tanjungpinang dengan menjual paket sembako yang sudah disubsidi pemerintah sehingga harganya lebih murah. Ini untuk membantu warga kurang mampu," kata Lis.
Ia mengatakan Pasar Murah Ramadhan di kantor kecamatan dan sejumlah kantor kelurahan diharapkan mampu mengintervensi harga sembako yang dijual oleh para pedagang di sejumlah pasar. Pemkot Tanjungpinang membangun 11 Pasar Murah Ramadhan yang tersebar di kawasan padat penduduk.
"Kegiatan ini juga untuk menekan inflasi yang kerap tinggi saat Idul Fitri," ujarnya.
Pasar Murah Ramadhan hanya beroperasi selama sepekan. Warga kurang mampu yang mendapatkan kupon dari Ketua RT setempat dapat membeli sembako di Pasar Murah Ramadhan di Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian dan Kecamatan Tanjungpinang Timur.
Kecamatan Bukit Bestari, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kantor Kelurahan Penyengat, Kelurahan Kampung Baru, Kelurahan Tanjungpinang Timur, Kelurahan Pinang Kencana, Kelurahan Batu IX, Kelurahan Tanjung Unggat dan Kantor Kelurahan Kampung Bulang.
Harga satu paket kebutuhan masyarakat Rp121.000 terdiri dari 2 kilogram (kg) gula pasir, 2 liter minyak goreng, tepung terigu 2 kg, 30 butir telur ayam, 2 kaleng susu kental manis dan 2 botol sirup.
Harga tersebut jauh lebih murah dibanding yang dijual pedagang, karena setiap paket disubsidi sebesar Rp30.000.
"Pasar murah menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga murah yang disediakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian bekerja sama dengan BUMN," katanya.
Lis mengatakan warga kurang mampu diharapkan memanfaatkan program ini sebaik-baiknya, apalagi seluruh barang yang dijual layak dikonsumsi.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tanjungpinang Juramadi Esram menjelaskan, program ini dilaksanakan untuk mengurangi beban masyarakat menjelang Idul Fitri.
"Kenaikan harga selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri adalah fenomena berulang yang seolah tidak terhindarkan bagi kita, namun fenomena ini harus mampu diantisipasi melalui pasar murah," katanya.
Editor: Muryono/YJ
Pewarta : Nikolas Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
