Ada 1.999 Penderita TB di Kota Batam

id Ada 1.999 Penderita TB di Kota Batam,penderita tuberkulosis di batam

Ilustrasi: Paru-paru yang terkena penyakit menular Tuberkulosis (TB).

Tanda-tanda penderita Tuberkulosis (TB) yaitu batuk yang berlangsung lama, batuk berdahak tebal, keruh dan terkadang berdarah,
Batam (Antara Kepri) - Dinas Kesehatan Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau mencatat sejak Januari hingga September tahun ini ada sekitar 1.999 masyarakat yang menderita penyakit tuberkulosis (TB) mulai usia anak-anak hingga dewasa. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi, di Batam, Selasa, mengatakan penderita penyakit TB anak-anak golongan usia 0 hingga 4 tahun terdapat 74 orang, sementara usia lima hingga 14 tahun 107 orang. "Total keseluruhan penderita TB anak-anak 181 orang," katanya. 

Sementara penderita TB dewasa, kata Didi untuk golongan usia 15 hingga 24 tahun berjumlah 349 orang, usia 25 hingga 34 tahun ada 512 orang, usia 35 sampai 44 tahun ada 461 orang. 

Kemudian usia 45 hingga 54 didapati 279 orang penderita TB, usia 55 hingga 64 ada 148 orang dan usia 65 ke atas ada 69 orang. 

"Total keseluruhan penderita TB dewasa 1.818 orang, total kasus keseluruhan penderita TB anak dan dewasa ada 1.999 orang," ujarnya. 

Didi menyatakan pihaknya melakukan beberapa upaya penanggulangan penyakit tersebut yaitu dengan mempermudah pelayanan kesehatan penderita TB, meningkatkan kepatuhan penderita TB untuk berobat dan mendapatkan perobatan secara standar. 

Serta memanajemen dalam penanggulangan TB terutama dalam hal pencatatan dan pelaporan bekerja sama dengan stakeholder kesehatan atas penemuan kasus dan pengobatan sesuai standar. 

"Kita juga bekerjasama sama dengan LSM peduli kesehatan seperti persatuan keluarga berencana Indonesia," katanya. 

Pihaknya juga melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan dengan memberikan pelatihan terhadap tenaga kesehatan, pengelolaan program TB dan petugas laboratorium untuk pelaksanaan program TB DOTS (directly, observed, treatment, short-course). 

"SDM yang dilatih kebanyakan dari kalangan petugas laboratorium, Puskesmas dan rumah sakit," katanya.

Didi menjelaskan tanda-tanda penderita TB yaitu batuk yang berlangsung lama, rata-rata di atas tiga minggu, batuk berdahak tebal, keruh dan terkadang berdarah, demam ringan terkadang menggigil kerigat malam, kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan, sesak napas dan nyeri dada serta mudah lelah.(Antara)

Editor: Evy R. Syamsir

Baca juga:

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar