Turis Korea Lirik Wisata Kampung Tua

id turis korea,wisatawan korea,kampung tua batam,kampung tua nongsa

Petugas Imigrasi melakukan pemeriksaan paspor Wisman asal Korea saat mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Minggu dini hari. (ANTARA/Danna Tampi)

BP Batam selaku pengelola Bandara Hang Nadim sangat antusias menyambut kedatangan 175 Wisman asal Korea ini, manajemen telah melakukan berbagai persiapan termasuk koordinasi berbagai pihak dan pada prinsipnya fasilitas telah siap dengan prasarana ada

Batam (Antara Kepri) - Kampung Tua, Kota Batam menjadi tujuan utama wisatawan asal Korea saat pertama kalinya menginjakan kaki di Kota Bandar Tuah Madani. 

"Di Korea saat ini sedang musim dingin, jadi ada beberapa destinasi wisata yang akan mereka datangi di Batam, seperti Pantai Terih dan Pantai Bale-bale di Kampung Tua Nongsa, vihara, serta kawasan Nagoya," kata juru bicara wisatawan Korea, Kong Ja Young di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Minggu. (baca juga: Batam Gelar Tamadun Melayu Festival Kampung Tua, Pemerintah Dukung Kampung Tua)

Kong Ja Young menjelaskan saat menghadapi musim dingin, destinasi wisata di Indonesia menjadi sasaran utama masyarakat Korea, khususnya Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura.

"Indonesia ini sebenarnya kaya akan wisata alamnya, namun sayangnya kurang ditata baik oleh pemerintah. Semoga kedepannya pemerintah dapat lebih berbenah untuk pengelolaan wisata yang lebih baik agar wisatawan asing pun candu untuk mendatanginya," kata dia.

Otoritas Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam menyambut baik 175 orang wisman dari Korea Selatan yang mendarat di Minggu dini hari. Penerbangan langsung dari Kota Busan, Korsel ke Batam tersebut merupakan penerbangan perdana dengan ekstra flight melalui penerbangan carter.

"BP Batam selaku pengelola Bandara Hang Nadim sangat antusias menyambut kedatangan 175 Wisman asal Korea ini, manajemen telah melakukan berbagai persiapan termasuk koordinasi berbagai pihak dan pada prinsipnya fasilitas telah siap dengan prasarana yang ada," kata General Manager Operasional BUBU Hang Nadim, Suwarso.

Ia menjelaskan pihaknya telah melakukan persiapan secara optimal dengan melakukan koordinasi untuk penyiapan standar pelayanan penerbangan internasional bersama pihak terkait yakni maskapai Lion Air, CIQP (Custom, Imigration, Quarantine, Port Health) Air Nav Indonesia, ground handling, Dinas Pariwisata Pemerintah Kota, travel agent dan unit kerja terkait di Bandara Hang Nadim.

Suwarso menilai adanya jalur penerbangan langsung (charter flight) ke Batam akan berdampak positif bagi perekonomian di kota Batam khususnya sektor pariwisata. Untuk itu, pihaknya juga telah melihat peluang tersebut dengan melakukan pengembangan infrastruktur Bandara dan bersinergi baik dengan pemerintah daerah maupun pusat guna meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Batam.

"Kedatangan wisman ini adalah langkah positif guna meningkatkan dunia pariwisata Kota Batam khususnya dan harus kita tingkatkan," kata dia.

Lanjutnya, charter flight maskapai Lion Air untuk mengangkut wisatawan dari Korea ini akan dilakukan sebanyak dua kali dalam seminggu. Sebelumnya pada Juli hingga September 2017 lalu Hang Nadim telah kedatangan wisman asal Changsa, Tiongkok sebanyak 8 kloter (pp).

Adapun Bandara Hang Nadim memiliki penerbangan reguler langsung ke seluruh kota besar di Pulau Sumatera, Jawa, Bali dan 2 kota di Kalimantan, Pontianak dan Balikpapan serta 1 penerbangan Internasional ke Subang, Malaysia. (Antara) (baca juga: Akari ingin Batam jadi Destinasi Wisata Dunia)

Editor: Rusdianto


Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar