
Dua partai baru lengkap, dua belum diplenokan

Verifikasi keanggotaan harus turun ke lapangan, jadi kita bersama panwas akan turun pekan depan
Lingga (Antaranews Kepri) - Komisi Pemilihan Umum sudah memplenokan dua partai baru yang dinyatakan lengkap persyaratannya, dan dua partai baru lainnya masih dalam tahap verifikasi keanggotaan.
Ketua Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lingga Irham YS kepada Antara, Sabtu menjelaskan, dua baru yang dinyatakan lengkap antara lain Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang sudah diplenokan pada Kamis kemarin.
Kedua partai tersebut sudah memenuhi beberapa persyaratan diantaranya memiliki keterwakilan perempuan minimal 30 persen pada kepengurusannya, memiliki kantor dan jumlah kepengurusan minimal 94 orang.
Sementara itu, dua partai lainnya Partai Beringin Karya (Berkarya) dan Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) baru diverifikasi setelah mendapat surat dari KPU pusat berdasarkan hasil rekomendasi dari Bawaslu RI setelah kedua pertai tersebut mengajukan gugatan ke Bawaslu RI.
Menurut Irham, kedua partai tersebut sudah dilakukan verifikasi untuk kantor, dan kepengurusan, sementara keanggotaan belum dilakukan verifikasi karena batas akhir verifikasi partai politik peserta Pemilu 2019 yang direkomendasikan oleh Bawaslu pada 12 Januari 2017.
"Verifikasi keanggotaan harus turun ke lapangan, jadi kita bersama panwas akan turun pekan depan," ujarnya.
Setelah diverifikasi, kedua partai baru tersebut akan diplenokan apakah lolos atau tidak di tingkat Kabupaten Lingga.
Meskipun kedua partai yang sudah diplenokan maupun yang belum dinyatakan lolos verifikasi, namun partai tersebut belum tentu dapat mengikuti Pemilihan Umum karena keputusan akhirnya merupakan kewenangan dari KPU RI. (Antara) (baca juga: KPU Lingga raker alokasi kursi dan dapil)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Nurjali
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
