
RSUD Sani rawat balita gizi buruk

Karimun (Antaranews Kepri - Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani Kabupaten Karimun merawat seorang balita, Rudiansyah (4), warga Telaga Mas RT 01/RW 02 Kelurahan Sei Lakam Barat Kecamatan Karimun yang mengalami gizi buruk.
"Sekarang sudah dirawat," kata Bupati Karimun Aunur Rafiq, di Karimun, Kepulauan Riau, Selasa.
Aunur Rafiq mengatakan sebenarnya Rudiansyah telah ditangani, namun orang tua tidak intensif mengobati anaknya.
"Kasus ini telah ditangani sebelumnya oleh posyandu, namun orang tua yang bersangkutan tidak proaktif untuk mengecek kembali," kata dia.
Rafiq menegaskan, pemerintah tidak mengenakan biaya kesehatan untuk perawatan Rudiansyah.
Ia mengaku, kasus gizi buruk merupakan kelalaian pihaknya dalam memperhatikan kesehatan masyarakat.
"Sekarang sudah kita tangani. Oleh karena itu saya mengimbau jika menemukan masalah ini, dorong orang tuanya untuk segera membawa anak untuk berobat," katanya.
Dia meminta seluruh kader posyandu proaktif mengontrol kesehatan warga sekitar, terlebih masyarakat awam yang berada di pulau penyangga.
"Kalau ada informasi segera jemput bola, kemarin seperti itu, petugas posyandu datang ke rumahnya, besok dia tidak datang ke posyandu," katanya.
Dia juga meminta masyarakat memanfaatkan fasilitas kesehatan yang disiapkan pemerintah.
"Kalau sayang anak, kalau sayang keluarga, fasilitas yang disiapkan pemerintah, itu dimanfaatkan," katanya.
Beberapa fasilitas pemerintah yang disiapkan pemerintah di antaranya makanan tambahan untuk bayi yang disediakan di posyandu terdekat.
Rudiansyah, putra Andri Amin dan Castawih yang tinggal sekitar 200 meter dari kediaman pribadi Bupati Karimun Aunur mengalami gizi buruk.
Menurut Andri Amin, anaknya sudah dibawa ke Puskesmas Karimun dan dirujuk ke RSUD M Sani, karena puskesmas tidak memiliki poli anak.
Namun, karena belum memiliki buku nikah dan nama anak belum masuk dalam Kartu Keluarga, maka penanganan medis terhadap Rudiansyah tidak dilanjutkan.
Pewarta : Nursali
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
