Logo Header Antaranews Kepri

Pemerintah pusat salurkan Rp80 miliar bansos Batam

Rabu, 7 Februari 2018 01:36 WIB
Image Print
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Hasyimah. (Antaranews Kepri/Danna Tampi) (/)
Kita tidak ada anggaran Dana Alokasi Khusus, tapi dalam bentuk bansos

Batam (Antaranews Kepri) - Pemerintah pusat menyalurkan dana sekitar Rp80 miliar untuk bantuan sosial melalui berbagai program pengentasan kemiskinan di Kota Batam, Kepulauan Riau pada tahun ini

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Hasyimah di Batam, Selasa, mengatakan dana itu antara lain disalurkan melalui Bantuan Pangan Non Tunai, Program Keluarga Harapan dan pengembangan koperasi usaha bersama.

"Kita tidak ada anggaran Dana Alokasi Khusus, tapi dalam bentuk bansos," kata Hasyimah.

Pemerintah mengalokasikan nada sekitar Rp42 miliar untuk program BPNT yang dibagikan kepada 32.493 keluarga penerima manfaat.

Masing-masing kepala keluarga, kata Hasyimah, mendapat bantuan sebesar Rp110.000 setiap bulan.

Sedangkan bansos melalui Program Keluarga Harapan (PKH), menurut Hasyimah nilainya lebih besar. Meski ia tidak dapat memastikan besaran anggaran untuk PKH Batam.

"Karena jenis bantuannya beragam tergantung kondisi keluarga," kata dia.

Misalnya, keluarga yang memiliki anak usia sekolah akan mendapat bantuan dana untuk anaknya sesuai tingkatan pendidikan. Kemudian ibu hamil juga akan mendapat bantuan tersendiri.

"PKH itu ada sekitar 20 ribu. Kalau rata-rata Rp1 juta satu KK, sudah Rp20 miliar," kata dia.

Bantuan lainnya, yaitu untuk pengembangan wirausaha melalui koperasi usaha bersama atau Kube.

Ia menyatakan sebanyak 36 Kube jasa menerima bantuan masing-masing Rp30 juta, 40 Kube produksi mendapat bantuan Rp20 juta.

"Bantuan lain ada tapi berbentuk hibah. Ada juga yang tidak terlalu banyak seperti bantuan untuk lansia yang umurnya di atas 70 tahun. Itu ada 25-30 orang, besar bantuannya Rp3,6 juta per tahun," kata dia.


Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026