Implacement bekas perkantoran timah mulai dibenahi

id Implacement ,pt timah,lingga

Implacement Area Perkantoran Timah (Antaranews Kepri/Nurjali)

Pembangunan jalan di area bekas pusat perkantoran PT Timah atau biasa disebut implacement tersebut rencananya pada tahun ini akan dibangun jalan lingkar sekitar satu kilometer lebih dengan pagu anggaran senilai 3 milyar lebih dari APBD Kabupaten Ling
Lingga (Antaranews Kepri) - Jalan bekas area perkantoran perusahaan timah negara di Dabosingkep Kabupaten Lingga yang puluhan tahun lalu tidak terurus pasca peninggalan operasi perusahaan timah negara, kini akan dibangun infrastruktur jalan lingkar di area perkantoran tersebut.

"Tahun ini (2018) kita akan upayakan pembangunan jalannya dulu, setelah itu baru akan kita tingkatkan infrastruktur lainnya sesuai harapan kita menjadikan Implacement ini sebagai Singkep bisnis centre di Kota Dabo," kata Bupati Lingga, Alias Wello, Kamis.

Pembangunan jalan di area bekas pusat perkantoran PT Timah atau biasa disebut implacement tersebut rencananya pada tahun ini akan dibangun jalan lingkar sekitar satu kilometer lebih dengan pagu anggaran senilai 3 milyar lebih dari APBD Kabupaten Lingga, yang ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman dan Perumahan Rakyat (DPUPR).

Upaya yang dilakukan oleh Bupati Lingga ini adalah suatu terobosan untuk menjadikan wajah kota Dabo menjadi lebih baik lagi, ditambah selama puluhan tahun pasca peninggalan perusahaan timah beroperasi beberapa bangunan bekas timah tersebut belum yang terkelola secara maksimal sehingga banyak yang menjadi bangunan tua dan mulai roboh.

"Kawasan ini akan kita jadikan icon baru kota Dabo dan Kabupaten Lingga khususnya, beberapa lokasi strategis sudah mulai kita benahi juga," kata Alias Wello.

Ditengah isu akan mundurnya mantan ketua DPRD Lingga yang kini menjadi orang nomor satu di Kabupaten Lingga ini, dirinya tetap berkomitmen untuk menjadikan beberapa daerah strategis di Kabupaten Lingga sebagai pusat peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan PAD Kabupaten Lingga.

Hal ini terlihat dari beberapa pembangunan yang merata di hampir semua wilayah yang ada di Kabupaten Lingga, Misalnya di Kecamatan Singkep Selatan yang dulunya terisolir kini sudah berdiri bangunan megah pengolahan sabut kelapa yang terus ditingkatkan dan tahun ini kembali dibangun melalui dinas perindustrian dengan dana Kemeneterian Perindustrian.

Disamping itu di kecamatan Singkep Selatan saat juga sedang berlangsung proyek persawahan dan perkebunan pusat buah-buahan di tanah putih. Kemudian seiring berdirinya Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan yang dipindahkan ke senayang pada tahun ini juga akan dibangun beberapa pembangunan untuk menunjang sektor perikanan di Kabupaten Lingga.

Untuk Kecamatan Lingga Utara khususnya Desa Sungai besar yang puluhan tahun terisolir saat ini sudah berdiri megah tugu Agrominapolitan serta proyek persawahan dan tambak udang.

" Pekerjaan ini memang tidak mudah, tapi kita sudah mulai bisa melihat beberapa pembangunan di daerah yang dulunya teriosolir pelan-pelan kita bangun, dan Singkep ini khususnya kota Dabo akan kita benahi juga menjadi lebih baik lagi sebagai kota terpadat di Lingga," ungkapnya. (Antara)

Editor : Pradanna Putra
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar