Logo Header Antaranews Kepri

Harga kebutuhan pokok di Karimun stabil

Rabu, 27 Juni 2018 18:08 WIB
Image Print
Kepala BPPP Kementerian Perdagangan Kasan saat meninjau kestabilan bahan pokok di Pasar Tos 3000 Jodoh Batam. (Antaranews Kepri/Pradanna Putra)
Untuk memastikan ketersediaan sembako, dia mengatakan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Bulog.

Karimun (Antaranews Kepri) - Harga kebutuhan pokok di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, relatif stabil usai libur panjang Lebaran 1 Syawal 1439 Hijriah.

"Harga relatif stabil. Kami secara berkala memantau harga dan persediaan kebutuhan pokok di pasaran," kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun Muhammad Yosli di Tanjung Balai Karimun, Rabu.

Muhammad Yosli mengatakan, harga kebutuhan pokok stabil dimungkinkan menurunnya permintaan warga dibandingkan pada Ramadhan dan menjelang Lebaran.

Menurut dia, pasokan kebutuhan pokok juga lancar sehingga tidak menimbulkan kelangkaan di pasaran.

Dia berharap pendistribusian kebutuhan pokok dari daerah penghasil tidak terkendala dengan kondisi cuaca yang akhir-akhir ini sering hujan disertai
angin kencang.

"Persoalannya selalu masalah cuaca, kapal tidak bisa berlayar kalau cuaca buruk. Mudah-mudahan semuanya lancar karena curah hujan cukup tinggi akhir-akhir ini," tuturnya.

Untuk memastikan ketersediaan sembako, dia mengatakan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Bulog.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Satgas Pangan untuk memantau harga kebutuhan pokok," katanya.

Salah seorang pedagang di Pasar Puan Maimun, Uni juga mengatakan harga kebutuhan pokok relatif stabil, dan pasokan juga lancar.

"Sampai saat ini harga masih normal. Harga baru naik kalau di distributor juga naik," kata Uni.

Uni juga berharap pendistribusian sembako dari luar daerah berjalan lancar sehingga tidak terputus dan memicu kelangkaan.

"Mudah-mudahan lancar, tidak ada hambatan," kata dia.

Sementara itu, salah seorang warga Tanjung Balai Karimun, Wati mengatakan sebagian besar harga kebutuhan pokok sudah kembali normal.

"Yang naik hanya telur, biasanya satu papan (isi 30 butir) Rp41.000, sekarang menjadi Rp44.000," kata dia.

Dari informasi yang dihimpun, harga beras premium merek nenas madu berkisar Rp13.500 sampai Rp14.000 per kilogram, beras medium (beras Bulog) Rp9.950/kg, gula pasir Rp12.000/kg, minyak goreng curah Rp12.000/kg, tepung terigu Rp8.000/kg.

Selanjutnya, kacang kedelai Rp10.000/kg, kacang tanah Rp20.000/kg, mentega Rp13.000/kg, daging sapi beku Rp80.000/kg, daging sapi segar Rp150.000/kg, daging ayam ras Rp38.000/kg, ayam kampung Rp70.000/kg.

Kemudian, harga cabai merah Rp42.000/kg, cabai rawit Rp42.000/kg, cabai hijau Rp30.000/kg, cabai merah kering Rp44.000/kg, bawang merah Rp34.000/kg dan bawang putih Rp25.000/kg. (Antara)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026