Jalan tol Batam masuk proyek strategis nasional

id jalan tol batam,proyek strategis nasional

Jalan tol Batam masuk proyek strategis nasional

Ilustrasi - Pengendara melintas di ruas jalur Tol Solo-Ngawi, Wonorejo, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (31/32018). Jalan Tol Solo-Ngawi sepanjang 90,25 kilometer tersebut sudah dalam tahap penyelesaian, hingga Maret 2018 total konstruksi fisik telah mencapai 95% dan ditargetkan selesai saat arus mudik Lebaran. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Taofan melanjutkan jalan tol dirancang untuk mendukung aktivitas keluar masuknya barang industri. 
Batam (Antaranews Kepri) - Pembangunan jalan tol Batuampar-Mukakuning-Bandara Internasional Hang Nadim sepanjang 25 kilometer masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) dan masuk dalam Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018.

"Perpres itu tentang Perubahan Kedua atas Perpres 3/2016 tentang percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional," kata Kasubdit Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Taofan, di Batam, Rabu. 

Taofan mengatakan beberapa waktu lalu pembangunan jalan tol sudah diajukan BP Batam. Saat ini lanjut Taofan pembangunan itu sepenuhnya ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

"Anggaran dan pekerjaannya akan dilakukan Kementerian PUPR," ujar Taofan. Taofan menambahkan pihaknya saat belum mengetahui secara pasti kelanjutanya proyek tersebut. 

Taofan melanjutkan jalan tol dirancang untuk mendukung aktivitas keluar masuknya barang industri. 

Dengan adanya jalan tol di Kota Batam, kata Taofan, nantinya dapat mempercepat proses keluar masuknya barang ke perusahaan.

"Smapai sekarang kita belum tahu berapa anggaran yang akan dikucurkan Kementerian PUPR untuk membangun jalan tol," ujar Taofan.

Menurut Taofan, Perpres tersbeut baru saja keluar dan BP Batam belum mendapatkan informasi secara resmi mengenai hal tersebut. 

"Yang jelas kita menyambut positif adanya aturan itu," papar Taofan.

Taofan menambahkan pimpinan BP Batam saat ini memang tengah fokus membangun infrastruktur untuk mendukung industri di Kota Batam. Di antaranya dengan merevitalisasi pelabuhan Batuampar untuk mengingat kapasitas pelabuhan tersebut. 

"Untuk pekerjaan proyek tersebut, BP Batam sudah menjalin kerjaama dengan Pelindo I," ujar Taofan.

Selain pelabuhan lanjut Taofan, BP Batam juga akan meningkatkan kapasitas Bandara Internasional Hang Nadim Batam. 

"Termasuk untuk di kawasan kargo nya," tutur Taofan.

Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Lainya BP Batam, Eko Budi Soepriyanto mengatakan pembangunan jalan tol Batuampar-Mukakuning-Bandara Hang Nadim telah diajukan oleh BP Batam ke pemerintah pusat. 

"Pengajuannya sudah kita lakukan, tapi realisasinya kita masih menunggu dan sejauh ini saya belum mendapatkan informasi dari Kementerian PUPR," tutur Eko.

Sementara itu pada laman Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) disebutkan bahwa Jalan Tol Batuampar–Mukakuning–Bandara Hang Nadim masuk dalam 227 poyek strategis nasional. 

Dengan total anggaran yang diperlukan sekitar Rp7 triliun. Sampai saat ini status terakhir di laman KPPIP pembangunan tol di Kota Batam itu masih dalam tahap persiapan pelelangan.(Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar