Asap kiriman Kalbar ke perbatasan Kepri

id kabut asap,kalimantan barat,kepri,natuna,tambelan

Kabut asap mulai merambah ke Kecamatan Tambelan. Kabut asap di Tambelan sebagai daerah perbatasan Kepri diduga berasal dari titik api Kalimantan Barat. (Antara News Kepri/Nurjali)

Arah angin saat ini memang bertiup dari Kalimantan Ke Kepri, jadi kabut asap yang masuk ke Tambelan kemungkinan dari Kalimantan
Bintan (Antaranews Kepri) - Kabut asap yang diduga berasal dari titik api (hotspot) di Kalimantan Barat mulai merambah ke perbatasan Kepulauan Riau, yakni Tambelan, Kabupaten Bintan, dan Subi,Kabupaten Natuna.

"Baru hari ini nampak sedikit kabut, tapi pandangan masih jelas," kata seorang warga, Laila Boangmanalu di Tambelan, Sabtu.

Sementara itu, warga Pulau Panjang, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, Deni Aprimansyah mengaku kabut asap terasa begitu pekat dua hari lalu.

"Subi kena parah 2 hari yang lalu. Sekarang udah mendingan," ujar Deni dari Subi, Kabupaten Natuna.

Di wawancara terpisah, Prakirawan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, Ardhito memaparkan bahwa kabut asap yang menjalar ke perbatasan Kepulauan Riau kemungkinan berasal dari hotspot (titik api) di Kalimantan Barat.

"Arah angin saat ini memang bertiup dari Kalimantan Ke Kepri, jadi kabut asap yang masuk ke Tambelan kemungkinan dari Kalimantan," kata Ardhito.

Dia mengungkapkan berdasarkan data satelit Tera Aqua (25/8) terpantau 88 titik hotspot di Kalimantan bagian Barat. 

Lanjut dia, berdasarkan proyektori asap (24/8) pukul 16:40 WIB, menunjukkan terdapat asap di sejumlah kabupaten kota di Kalimantan Barat yang diperkirakan bergerak ke arah Utara dan Barat Laut dari titik hotspot.

"Artinya, angin dari Kalimantan memang geraknya ke Tambelan," tegasnya.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar