400 pesepeda internasional ikuti Tour de Kepri

id Tour de kepri

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar. (ANTARA News Kepri/Ogen)

Di pulau yang menjadi pusat pemerintahan Provinsi Kepri itu, pesepeda berkeliling kompleks perkantoran dengan jarak sekitar 70 km.
Batam (Antaranews Kepri) - Sebanyak 400 pesepeda internasional dari mancanegara akan mengikuti Tour de Kepri yang melintasi sejumlah pulau di provinsi kepulauan itu.

"Kegiatan Tour de Kepri 2018 berlangsung 28-30 September. Dibagi menjadi tiga, mulai dari Dompak Criterium, Bintan Classic, dan Barelang Classic," kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar di Batam, Selasa.

Kegiatan yang dilaksanakan untuk menyemarakkan Hari Jadi Provinsi Kepri ke-16 itu dimulai dari Dompak Criterium pada 28 September.

Di pulau yang menjadi pusat pemerintahan Provinsi Kepri itu, pesepeda berkeliling kompleks perkantoran dengan jarak sekitar 70 km.

Keesokan harinya, peserta dijadwalkan bersepada dari Hotel CK Tanjungpinang menuju pelabuhan roll on roll off (RORO) Tanjunguban Bintan dengan jarak tempuh sekitar 120 km.

Peserta kemudian melanjutkan perjalanan dengan menumpang kapal ke pelabuhan RORO Telagapunggur Batam, dan diinapkan di Batam semalam.

Lalu di Batam, peserta Tour de Kepri akan bersepeda dengan jarak tempuh sekitar 98 km, mulai dari Dataran Engku Putri, sampai di Cakang Pulau Galang Baru, dan kemudian kembali ke sekitar Dendang Melayu, Jembatan 1 Barelang.

"`Flag off` di Engku Putri itu sekitar jam 7.00 WIB," kata pria yang pernah menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam ini.

Para peserta dijadwalkan menelusuri enam pulau di Kota Batam yang disambung lima rangkaian jembatan rancangan Bacharuddin Jusuf Habibie, sambil menikmati pemandangan laut dan pulau-pulau di sekitarnya.

"Untuk di Batam, rutenya Engku Putri Batam Centre, sampai ke Cakang di ujung Barelang, Galang Baru. Lalu putar balik ke Jembatan I Barelang," kata Buralimar.

Ia berharap, kegiatan itu dapat mendatangkan ribuan pelancong mancanegara dan lebih memperkenalkan objek pariwisata di provinsi yang bertetangga dengan Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam itu.

"Kalau animo tinggi, insya Allah tahun berikutnya kita tambah rute ke Karimun. Kita buat kelas internasional, dan masuk dalam kalendar Union Cycliste Internationale (UCI) World Tour," kata dia. (Antara)
Pewarta :
Editor: Danna Tampi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar