Perusahaan Mesir berencana tanam modal di Batam

id perusahaan,mesir,investasi,modal,properti,batam,lukita dinarsyah tuwo

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo (kiri) berbincang dengan Wakil Kepala GAFI, Mohammed Wahab terkait perizinan investasi di Kota Batam dan Kairo, Mesir.(Antaranews/Dok Humas BP Batam).

Dia bergerak di bidang properti, kami akan terus mengawal agar hambatan-hambatan yang mereka alami bisa cepat selesai
Batam (Antaranews Kepri) - Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan sebuah perusahaan asal Mesir berencana menanam modal senilai 162 juta dolar Amerika Serikat di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, di Batam, Selasa, mengatakan belum dapat memberitahukan nama perusahaan asal Mesir yang berminat berinvestasi di Kota Batam tersebut.

"Dia bergerak di bidang properti, kami akan terus mengawal agar hambatan-hambatan yang mereka alami bisa cepat selesai," katanya. 

Lukita mengatakan, pihaknya sudah melihat masterplan pembangunan properti yang direncanakan investor tersebut. 

Kata Lukita, jika rencana tersebut terealisasi maka akan menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam.

"Lahannnya tidak ada masalah, rencananya mereka mau membangun tidak jauh dari Pantai Tanjungpinggir, Sekupang," ujarnya.

Dengan adanya pembangunan properti di wilayah tersebut, diharapkan bisa mendongkrak sektor pariwisata. 

Karena, kata Lukita, lokasi yang diberikan pihaknya berdampingan dengan kawasan Elang Laut. 

Lukita menjelaskan, saat melakukan kunjungan ke Cairo, Mesir, BP Batam mengadakan "Business to Business Meeting" (B2B) dan investment forum dengan tema “Peluang Investasi dan Bisnis di Kawasan FTZ Batam”.

"Kegiatan kita itu dihadiri 40 pelaku usaha asal Mesir dan ada beberapa yang tertatik untuk berinvestasi di Batam," paparnya. 

Pada forum tersebut, kata Lukita, ada beberapa perusahaan yang sepakat untuk menjalin kerjasama dengan pengusaha Batam untuk mengembangkan usaha bersama. 

"Dalam waktu dekat, Dubes (Mesir) akan datang ke Batam dan membawa investor yang tertarik masuk ke Batam," katanya.

Lukita mengatakan, Mesir dinilai menjadi salah satu negara yang memiliki banyak investor.

Hal itu, katanya, menjadi kesempatan bagi Kota Batam untuk menggaet pelaku usaha di Mesir berinvestasi di Batam.(Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar